GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

KKN 48 UNS Gelar Workshop Pengolahan Limbah Padi Menjadi Produk Kreatif Bernilai Guna di Desa Adiraja

Mahasiswa KKN kelompok 48 UNS berikan edukasi dan workshop pemanfaatan limbah pertanian di Desa Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. (Foto: Dok/Ist).

Suara Time, Cilacap – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) kelompok 48 Universitas Sebelas Maret (UNS) melaksanakan kegiatan edukasi dan workshop pemanfaatan limbah pertanian di Desa Adiraja, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Kegiatan ini mengangkat tema Penyuluhan dan Workshop Potensi Pemanfaatan Limbah Padi menjadi Produk Kreatif Bernilai Lebih dengan tujuan untuk mendorong masyarakat untuk mengembangkan potensi hasil pertanian secara berkelanjutan.

Kegiatan tersebut diikuti oleh masyarakat Desa Adiraja dan dihadiri oleh perwakilan Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Adipala, pihak PT. Pertamina Patra Logistik selaku mitra pendukung kegiatan, serta mahasiswa KKN 48 UNS. Kegiatan ini menjadi wadah untuk memperkenalkan berbagai alternatif pengolahan limbah pertanian yang selama ini masih memiliki potensi untuk dimanfaatkan secara lebih optimal.

Materi pengolahan limbah padi dipaparkan oleh Ruswanto A.Md.T. dari Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Adipala. Materi yang dipaparkan seputar apa saja limbah dari hasil panen dan bagaimana cara mengolah limbah tersebut menjadi produk yang memiliki nilai guna lebih. Tak hanya menyajikan materi, Tim KKN 48 UNS juga melakukan workshop guna mengimplementasikan materi yang telah diterima oleh masyarakat mengenai pengolahan beberapa jenis limbah pertanian yaitu jerami, sekam, dan bekatul.

Kegiatan demonstrasi ini dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok ibu-ibu dan kelompok bapak-bapak. Kelompok ibu-ibu dipimpin langsung oleh Michael Radityamulya Anggara Sakti untuk membuat snackbar dengan bahan bekatul. Sedangkan kelompok bapak-bapak dipimpin oleh Haikal Habibillah Husain untuk membuat pupuk dari jerami dan mengolah sekam menjadi briket. Kegiatan ini diikuti dengan baik oleh masyarakat Desa Adiraja, dapat dilihat keaktifan warga saat sesi diskusi dengan pemateri, juga antusiasme warga saat pembuatan snackbar, pupuk, dan bricket.

Materi dan praktik dalam kegiatan ini disampaikan melalui kolaborasi antara Badan Penyuluhan Pertanian Kecamatan Adipala dan Tim KKN 48 UNS. Kegiatan ini juga didukung oleh PT. Pertamina Patra Logistik melalui program Pertamina Hijau. Sejalan dengan visi program Pertamina Hijau untuk memberdayakan masyarakat dengan energi hijau, kolaborasi ini diharapkan sangat berdampak dalam memberikan pemahaman yang lebih komprehensif kepada masyarakat Desa Adiraja tentang pengolahan limbah pertanian sisa panen, potensi pemanfaatannya, maupun peluang pengembangan produk yang dihasilkan.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN UNS berharap masyarakat Desa Adiraja dapat semakin memahami bahwa limbah pertanian tidak hanya merupakan sisa hasil panen, tetapi juga memiliki potensi untuk diolah menjadi produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi seperti snackbar, pupuk, dan briket. Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk kontribusi mahasiswa dalam mendorong penerapan pemanfaatan limbah dan teknologi tepat guna di lingkungan masyarakat.

Type above and press Enter to search.