![]() |
| Komunitas Halak Hita Bali (HHB) akan menyelenggarakan Perayaan Natal HHB 2026 pada Minggu, 13 Desember 2026. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Bali – Komunitas Halak Hita Bali (HHB) akan menyelenggarakan Perayaan Natal HHB 2026 pada Minggu, 13 Desember 2026, bertempat di Gereja HKBP Exaudi Dalung, Bali. Kegiatan ini menjadi momentum istimewa bagi muda-mudi Batak dan masyarakat Batak yang berada di tanah perantauan untuk berkumpul, mempererat persaudaraan, serta merayakan kelahiran Yesus Kristus dalam suasana penuh sukacita dan kekeluargaan.
Mengusung tema “Terang Kristus di Tanah Perantauan”, perayaan Natal ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat solidaritas, membangun kebersamaan, serta melestarikan nilai-nilai budaya Batak di tengah kehidupan masyarakat Bali.
Ketua Panitia Natal HHB 2026, Desi Natalia Silitonga, menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki makna emosional tersendiri bagi muda-mudi Batak yang sedang menjalani kehidupan di tanah rantau.
"Semangat kami sebagai muda-mudi Batak di tanah rantau Bali akan semakin terasa dan kerinduan terhadap kampung halaman dapat sedikit terobati melalui perayaan Natal bersama ini. Kami ingin menghadirkan suasana kekeluargaan, sehingga setiap orang yang hadir dapat merasakan bahwa mereka tidak sendirian di perantauan," ungkap Desi.
Senada dengan hal tersebut, Frengky Sihite, dari Divisi Perlengkapan, menyampaikan optimisme dan harapannya terhadap pelaksanaan Natal HHB 2026.
"Kami yakin 100% bahwa acara ini akan menjadi momen yang mengobati rasa rindu akan kampung halaman. Melalui kebersamaan, suasana Natal, dan nuansa budaya Batak, kami berharap seluruh peserta dapat merasakan kehangatan seperti sedang berada di tengah keluarga sendiri," ujarnya.
Sementara itu, Rego Sidabutar, selaku Strategic Affairs HHB, menegaskan bahwa Perayaan Natal HHB 2026 bukan sekadar sebuah agenda perayaan, melainkan langkah awal dalam membangun fondasi komunitas yang lebih besar, solid, dan berkelanjutan.
"Ini bukan hanya tentang bagaimana kita menyelenggarakan sebuah acara Natal, tetapi tentang bagaimana kita memulai sebuah gerakan kebersamaan. Perayaan Natal 2026 merupakan event perdana HHB, dan bagi kami ini adalah momentum untuk membuktikan bahwa muda-mudi Batak di Bali mampu bersatu, berkolaborasi, dan menghasilkan karya nyata meskipun berada jauh dari kampung halaman.
Kami memiliki visi agar HHB tidak hanya menjadi tempat berkumpul, tetapi berkembang menjadi rumah persaudaraan, ruang kolaborasi, serta wadah bagi generasi muda Batak untuk bertumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi masyarakat. Kami ingin budaya Batak tetap hidup, dikenal, dan diwariskan kepada generasi berikutnya, tanpa melupakan nilai-nilai toleransi dan keberagaman yang menjadi kekuatan masyarakat Bali.
Lebih dari itu, kami ingin setiap orang Batak yang datang dan merantau ke Bali memiliki tempat untuk pulang dalam arti persaudaraan. Tempat di mana kita bisa saling mengenal, menemukan keluarga baru, saling mendukung, dan bertumbuh bersama. Kami percaya, ketika persaudaraan dibangun dengan ketulusan dan visi yang sama, HHB dapat menjadi komunitas yang memberikan dampak positif, bukan hanya bagi anggotanya, tetapi juga bagi lingkungan sekitar," ungkap Rego.
Dukungan terhadap penyelenggaraan Natal HHB 2026 juga datang dari St. Hendrik Siahaan, S.Farm., selaku Sekretaris Huria HKBP Exaudi Dalung, baik secara pribadi maupun melalui institusi gereja HKBP Exaudi Dalung. Dukungan tersebut menjadi bentuk apresiasi sekaligus penyemangat bagi muda-mudi Batak yang sedang membangun kebersamaan di tanah perantauan.
Dalam penyampaiannya, Amang St. Hendrik Siahaan mengungkapkan rasa bangga melihat kekompakan dan semangat muda-mudi Batak di Bali yang berinisiatif menyelenggarakan perayaan Natal bersama.
"Kami selaku orang tua sangat bangga melihat muda-mudi Batak yang ada di Bali tetap kompak, memiliki semangat kebersamaan, dan mau mengambil bagian untuk menyelenggarakan acara Natal ini. Ini merupakan hal yang sangat positif. Harapan kami, melalui kegiatan ini, persaudaraan semakin erat, kekompakan semakin kuat, dan semakin banyak hal baik yang dapat dikerjakan bersama. Teruslah berkarya, tetap rendah hati, dan jadikan kebersamaan ini sebagai berkat bagi banyak orang," ungkap Amang St. Hendrik.
Dukungan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi panitia dan seluruh keluarga besar HHB untuk mempersiapkan perayaan Natal dengan penuh tanggung jawab, semangat pelayanan, dan sukacita.
Melalui perayaan Natal ini, HHB mengajak seluruh muda-mudi, keluarga, serta masyarakat Batak yang berdomisili di Bali untuk turut mengambil bagian dan menjadi bagian dari momentum kebersamaan tersebut.
Perayaan Natal HHB 2026 diharapkan menjadi awal dari perjalanan panjang komunitas dalam membangun persaudaraan, memperkuat iman, melestarikan budaya, serta menghadirkan terang dan berkat bagi sesama di tanah perantauan.
Tentang HHB (Halak Hita Bali)
Halak Hita Bali (HHB) merupakan komunitas yang menjadi wadah persaudaraan bagi masyarakat Batak di Bali untuk saling mengenal, membangun kebersamaan, mempererat silaturahmi, serta mengembangkan berbagai kegiatan sosial, keagamaan, dan budaya.
