Kegiatan BERGEMA Ibu Profesional Kalimantan Barat 2026 bertema Growing Families, Growing Futures di Kampung Wisata Caping, Pontianak, Minggu (1/11/2026).

Suaratime, Pontianak, 1 November 2026 – Sebanyak 98 peserta yang terdiri atas ayah, ibu, dan anak-anak memadati Kampung Wisata Caping, Kota Pontianak, dalam gelaran BERGEMA Ibu Profesional Kalimantan Barat 2026. Mengusung tema Growing Families, Growing Futures, kegiatan ini menghadirkan pengalaman kebersamaan keluarga melalui konsep edukatif dan menyenangkan.

Bukan sekadar acara keluarga biasa, BERGEMA mengusung konsep “Satu Hari, Dua Petualangan”. Para ayah dan anak diajak menikmati berbagai permainan bersama, sementara para ibu mengikuti kegiatan peningkatan kapasitas melalui sesi pembelajaran tersendiri. Meski berlangsung dalam aktivitas berbeda, keduanya memiliki tujuan yang sama, yakni membangun keluarga yang lebih kuat dan harmonis.

Acara diawali dengan penuh semangat melalui Senam Beebo dan Homi yang dipandu oleh pembawa acara. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari ketua panitia serta momen istimewa berupa penyerahan beasiswa dan learning kit secara simbolis dari The Human Safety Net (THSN) – Generali kepada 10 anak penerima manfaat beasiswa.

Petualangan Ayah dan Anak: Aku dan Bapakku

Setelah rangkaian pembukaan, para peserta memulai petualangan masing-masing. Dalam kegiatan bertajuk “Aku dan Bapakku”, para ayah dan anak mengikuti dua pos permainan yang dirancang untuk membangun kedekatan, komunikasi, dan kebersamaan.

Pos 1: Permainan Chemistry – Pak, Main Yok!

Dalam permainan ini, anak-anak berbaris di belakang para ayah dan mengucapkan kalimat ajaib, “Pak, main yok”, dengan suara yang disamarkan. Para ayah kemudian ditantang menebak suara anak mereka sendiri.

Suasana semakin meriah ketika beberapa ayah salah menebak suara anaknya. Gelak tawa pun pecah, menciptakan pengalaman sederhana yang penuh kesan bagi seluruh peserta.

Pos 2: Permainan Tradisional – Tabak Keluarga dan Tembak Karet

Pada pos kedua, ayah dan anak berkolaborasi dalam permainan Tabak Keluarga. Keduanya menjadi satu tim untuk menyelesaikan tantangan permainan tradisional tersebut.

Keseruan berlanjut melalui permainan Tembak Karet yang menguji ketangkasan dan menghadirkan nuansa nostalgia. Melalui permainan ini, para ayah diajak kembali merasakan keseruan masa kecil sekaligus membangun kedekatan dengan anak-anak mereka.

Setelah puas bermain, seluruh ayah dan anak berkumpul untuk mengikuti sesi refleksi yang disebut GALI dan GEMA.

Dalam sesi GALI, peserta diajak menggali perasaan serta mengenang momen paling berkesan selama mengikuti permainan. Sementara itu, pada sesi GEMA, para ayah menuliskan komitmen pengasuhan di atas kertas kecil. Janji sederhana tetapi bermakna tersebut kemudian ditempelkan pada layang-layang yang diterbangkan secara simbolis.

Layang-layang yang terbang tinggi menjadi simbol harapan agar setiap komitmen pengasuhan selalu diingat dan diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari.

Petualangan Ibu di Mom's Corner

Di saat para ayah dan anak menikmati petualangan bersama, para ibu mengikuti kegiatan berbeda melalui Mom's Corner.

Dalam sesi ini, para ibu mendapatkan kesempatan mengikuti Mini Workshop Game Based Learning (GBL). Mereka belajar mengenai pendekatan pembelajaran berbasis permainan serta bagaimana mengubah waktu belajar di rumah menjadi aktivitas yang lebih menyenangkan, interaktif, dan bermakna bagi anak.

Melalui workshop ini, para ibu diharapkan memperoleh inspirasi untuk menghadirkan suasana belajar yang lebih menyenangkan sekaligus mendukung proses tumbuh kembang anak.

Family Intimate: Momen Refleksi tentang Arti Kehadiran Orang Tua

Salah satu momen paling berkesan dalam kegiatan BERGEMA IP Kalbar 2026 adalah sesi Family Intimate.

Suasana berubah menjadi lebih tenang dan haru ketika layar menampilkan foto-foto keseruan ayah dan anak selama mengikuti berbagai permainan. Dokumentasi tersebut menjadi pengingat bahwa kebersamaan sederhana dapat menghadirkan kenangan berharga yang akan melekat dalam perjalanan tumbuh kembang anak.

Pada momen ini, seluruh peserta diajak kembali merenungkan besarnya amanah dan tanggung jawab orang tua dalam mendampingi anak. Kehadiran orang tua bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan materi, tetapi juga menyediakan waktu, perhatian, kasih sayang, dan keterlibatan emosional.

Masa kecil anak tidak akan pernah terulang. Hal terpenting yang dibutuhkan anak bukanlah orang tua yang sempurna, melainkan orang tua yang hadir secara utuh dalam kehidupannya.

Jangan sampai kesibukan menyiapkan masa depan anak membuat orang tua lupa membersamai masa kecilnya hari ini.

Apa Kata Mereka?

Kesan positif juga disampaikan oleh sejumlah peserta yang merasakan langsung manfaat kegiatan BERGEMA Ibu Profesional Kalimantan Barat 2026.

Bapak Ismail (Ayah Peserta) mengungkapkan kebahagiaannya karena dapat memiliki waktu berkualitas bersama anak-anak melalui kegiatan tersebut.

“Sebagai bapak yang jarang bertemu dengan anak, saya senang sekali bisa mengikuti acara BERGEMA dari IP Kalimantan Barat. Saya jadi punya momen yang seru bersama anak-anak untuk kembali menguatkan bonding. Harapannya, semoga akan ada acara-acara seperti ini lagi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ibu Shahiroh Haulaini (Ibu Peserta) berharap kegiatan yang melibatkan ayah dan anak dapat lebih sering diselenggarakan untuk memperkuat hubungan emosional dalam keluarga.

“Kalau bisa sering-sering ya buat agenda untuk ayah dan anak agar ada bonding yang kuat antara ayah dan anak. Selain itu, juga untuk mengurangi isu fatherless, terutama pada anak laki-laki. Kebanyakan para ayah ini kalau bonding dengan anak perempuan sudah oke, tetapi dengan anak laki-laki justru yang kurang,” tuturnya.

Kesan menyenangkan juga dirasakan oleh Ananda Rafisqy Azmi (Peserta) yang mengaku menikmati berbagai permainan bersama sang ayah.

“Senang ikut acara ini, seru di permainan menebak suara ayah, karena ada ayah yang tidak bisa menebak suara anaknya. Mau ngajak main lagi sama ayah nanti di rumah,” katanya.

Kolaborasi Kebaikan untuk Keluarga Indonesia

Terselenggaranya BERGEMA Ibu Profesional Kalimantan Barat 2026 tidak terlepas dari dukungan dan kolaborasi berbagai pihak yang memiliki kepedulian terhadap keluarga dan pendidikan anak.

Kegiatan ini didukung oleh The Human Safety Net Indonesia (THSN), Tempo, Cantika, Excellence English Studio, Bank Syariah Indonesia, Sekolah Public, Speaking by Kibarnesia, Tambah Emas, Mulia Child Care, Neo SAE, Syam's Store, Mitra Aqiqah, Rumah Kepompong, Paxel, One Printing, Madu Enak (PT Herbatama), Humairah Store, Bogita Frozen Food, Moabucha, Sosis Solo Pontianak, Gerai Yara Home, Cullinary, Lopo Haholongan, dan Kebun Berkah Maryam.

Melalui kegiatan ini, Ibu Profesional Kalimantan Barat ingin menyampaikan pesan bahwa keluarga yang kuat dibangun melalui keterlibatan seluruh anggota keluarga. Ketika ayah hadir, ibu berdaya, dan anak mendapatkan ruang untuk tumbuh dengan bahagia, keluarga memiliki fondasi yang lebih baik untuk menghadapi masa depan.

Sebab, keluarga yang tumbuh bersama akan mampu membangun masa depan bersama.

Growing Families, Growing Futures.

Informasi lebih lanjut:

PIC Acara: Bian Ihda An Naila
Email: ipkalbar.nc@gmail.com
Instagram: @ibuprofesionalkalbar