GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Tingkatkan Produktivitas Ikan Nila, Tim UPN "Veteran" Jawa Timur Terapkan Aerator Tenaga Surya Di Probolinggo

Tim UPN “Veteran” Jawa Timur bersama warga dan pembudidaya ikan Desa Kalirejo usai sosialisasi aerator tenaga surya.

Suaratime, Probolinggo – Dalam upaya mendorong produktivitas sektor perikanan desa dan mewujudkan kemandirian energi, tim akademisi dari Universitas Pembangunan Nasional (UPN) "Veteran" Jawa Timur menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat di Desa Kalirejo, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo, pada Kamis (20/8/2026).

Kegiatan berskema Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) ini difokuskan pada penerapan aerator berbasis energi surya untuk budidaya ikan nila.

Acara yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diinisiasi oleh tim UPN "Veteran" Jawa Timur yang terdiri dari Radissa Dzaky Issafira, S.T.,M.Sc., Wiliandi Saputro, S.T., M.Eng, Yekti Condro Winursito, S.T.,M.Sc., Giovan Sahat Parulian Sidabutar, M. Shofwan Bariquddin, Muhammad Seva Ibrahimovic dan Yunus.

Kegiatan berjalan lancar dengan tingkat antusiasme yang tinggi dari warga dan pembudidaya ikan setempat yang turut hadir mendengarkan sosialisasi operasional alat tersebut.

Kehadiran inovasi ini dilatarbelakangi oleh tingginya biaya operasional yang harus ditanggung oleh peternak ikan. Selama ini, penggunaan aerator konvensional yang bergantung pada jaringan listrik PLN.Selain itu, penerapan aerator berbasis Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dinilai sangat relevan bagi masyarakat Desa Kalirejo.

Alat ini dirancang menggunakan panel surya yang mengubah sinar matahari menjadi listrik untuk menggerakkan kincir aerator, sehingga mampu menekan biaya operasional secara signifikan dalam jangka panjang.

Radissa, Dosen perwakilan dari tim UPN "Veteran" Jawa Timur, menjelaskan bahwa alat ini dirancang khusus untuk memecahkan masalah mendasar para peternak. "Inovasi aerator bertenaga surya ini kami rancang untuk menjawab langsung keluhan para peternak terkait tingginya beban biaya listrik.

Kami berharap penerapan alat ini bisa menjadi solusi mandiri energi yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga mampu mendongkrak produktivitas panen ikan nila di Desa Kalirejo," ungkapnya. Kegiatan ini diharapkan memapu menjawab SDGs 2 mengenai kemandirian pangan dan SDGs 7 energi bersih dan terjangkau.

Dampak dari penerapan teknologi ini sangat strategis bagi keberlanjutan BUMDes Kalirejo. Sistem baterai pada aerator tenaga surya juga menjamin keberlanjutan suplai oksigen bagi ikan meskipun terjadi pemadaman listrik di kawasan tersebut.

Dengan kadar oksigen terlarut yang selalu terjaga optimal, kesehatan dan laju pertumbuhan ikan nila diproyeksikan akan meningkat pesat. "Sosialisasi dan bantuan inovasi dari teman-teman UPN 'Veteran' Jawa Timur ini sangat bermanfaat bagi kami.

Dengan memanfaatkan tenaga surya, kami bisa jauh lebih berhemat dan tidak perlu lagi khawatir ikan mati kekurangan oksigen saat tiba-tiba mati lampu," ujar salah satu perwakilan peternak ikan Desa Kalirejo.

Ke depannya, pemanfaatan energi terbarukan seperti ini diharapkan dapat direplikasi oleh desa-desa lain, sehingga sektor budidaya perikanan di Indonesia dapat terus berkembang ke arah yang lebih efisien, ekonomis, dan ramah lingkungan.

Type above and press Enter to search.