GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Sospem FITK 2026: Menyalakan Cahaya Ilmu, Membiasakan Akhlak, dan Meneguhkan Ibadah

Mahasiswa baru FITK UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta berfoto bersama dalam rangkaian kegiatan Sospem FITK 2026.

Suaratime, Yogyakarta Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta menyelenggarakan Sosialisasi Pembelajaran (Sospem) Mahasiswa Baru pada 26–27 Agustus 2026 dengan mengangkat tema “Cahaya Ilmu, Arsitek Peradaban: Mengukir Generasi Pendidik Berdampak dan Berakhlak.” Tema tersebut menegaskan bahwa proses pendidikan di FITK tidak hanya diarahkan pada penguasaan pengetahuan dan kompetensi akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter calon pendidik yang berakhlak mulia dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sospem menjadi pintu awal bagi mahasiswa baru untuk mengenali budaya akademik perguruan tinggi sekaligus memahami bahwa ilmu yang dipelajari harus tumbuh bersama integritas, tanggung jawab, kepedulian, dan nilai-nilai keislaman.

Berbeda dari kegiatan orientasi yang hanya berfokus pada penyampaian informasi, Sospem FITK dirancang sebagai proses pembelajaran sekaligus pembiasaan. Ditegaskan oleh Asrofi Hilal, M.Ag Ketua Panitia Sospem FITK, “Mahasiswa baru tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai kehidupan akademik, strategi belajar, dan pengembangan diri, tetapi juga dibiasakan menghidupkan akhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari”.

Sikap santun, disiplin, tanggung jawab, saling menghormati, kepedulian terhadap sesama, serta etika dalam berinteraksi menjadi bagian penting dari proses pembentukan mahasiswa FITK. Pembiasaan tersebut diperkuat dengan aktivitas ibadah sebagai bagian dari kehidupan akademik, sehingga sejak awal mahasiswa diajak membangun kesadaran bahwa keberhasilan belajar tidak dapat dilepaskan dari kedalaman spiritual, kedisiplinan beribadah, dan kemuliaan akhlak.

Dekan FITK, Prof. Dr. Sigit Purnama, M.Pd juga menyatakan, “Melalui semangat “Cahaya Ilmu, Arsitek Peradaban,” FITK ingin menanamkan kepada mahasiswa baru bahwa calon pendidik mempunyai tanggung jawab strategis dalam membentuk generasi dan masa depan masyarakat”. Ilmu diharapkan menjadi cahaya yang menuntun cara berpikir dan bertindak, sementara akhlak dan ibadah menjadi fondasi yang menjaga ilmu tetap menghadirkan kemaslahatan. Dengan demikian, Sospem FITK 2026 bukan sekadar kegiatan awal memasuki dunia kampus, melainkan momentum untuk membangun kebiasaan positif dan identitas mahasiswa sebagai calon pendidik yang cerdas secara intelektual, kuat secara spiritual, mulia dalam akhlak, serta siap menjadi arsitek peradaban yang memberi dampak nyata bagi umat dan bangsa.

Type above and press Enter to search.