![]() |
| Ayu Khalafatul I., yang dikenal dengan nama Aya. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Jakarta — Berbagai persoalan sosial, mulai dari kesehatan mental remaja hingga kekerasan berbasis gender dan pengelolaan konflik, membutuhkan perhatian serta pemahaman dari banyak pihak. Isu-isu tersebut menjadi bagian dari bidang yang dipelajari dan mendapat perhatian Ayu Khalafatul I., yang dikenal sebagai Aya.
Aya
merupakan perempuan asal Jakarta yang memiliki pengalaman di bidang kecantikan dan
kepemudaan. Ia juga terlibat dalam komunitas yang berfokus pada kesejahteraan
mental serta mengikuti pembelajaran tentang kesehatan, pengelolaan konflik, dan
isu kemanusiaan. Pengalamannya meliputi peran sebagai brand ambassador, duta,
dan fasilitator komunitas.
Pengalaman di Bidang Kecantikan
Di
bidang kecantikan, Aya menjalankan peran sebagai brand ambassador Wardah Youth
Ambassador Batch 4 dan Viciety. Keduanya merupakan program yang berbeda dan
menjadi bagian dari pengalaman Aya dalam bidang tersebut.
Melalui
peran ini, Aya memperoleh pengalaman mewakili merek atau program yang terkait
dengannya. Keterlibatan tersebut melengkapi pengalamannya di bidang kepemudaan
dan isu sosial.
Keterlibatan dalam Program Kepemudaan
Aya
merupakan Duta Pesona Indonesia 2026, Duta Muda Bineka 2025, dan Duta
Kepemudaan Indonesia 2024.
Ketiga
peran tersebut menunjukkan keterlibatan Aya dalam program kepemudaan dan
representasi publik. Masing-masing memiliki nama serta ruang lingkup
tersendiri, sehingga perlu dipahami sebagai peran yang berbeda sesuai dengan
programnya.
Peran di Ruang Pulih Indonesia
Aya
juga terlibat di Ruang Pulih Indonesia sebagai brand ambassador dan
fasilitator. Dalam peran brand ambassador, ia menjadi representasi komunitas
tersebut. Sebagai fasilitator, ia membantu pelaksanaan kegiatan sesuai dengan
tanggung jawab yang diberikan.
Kedua
peran itu memiliki fungsi yang berbeda. Informasi mengenai kegiatan yang pernah
difasilitasi Aya, termasuk bentuk edukasi atau pendampingan yang dilakukannya,
dapat ditambahkan apabila tersedia keterangan yang jelas tentang kegiatan
tersebut.
Kesehatan
mental remaja memerlukan dukungan keluarga, lingkungan yang aman, edukasi yang
tepat, serta akses terhadap bantuan profesional. Komunitas dapat menjadi salah
satu ruang dukungan bagi remaja, dengan tetap menghormati batas peran dan
kompetensi setiap pihak.
Pembelajaran tentang Kesehatan dan Isu Internasional
Selain
mengikuti program kepemudaan dan terlibat dalam komunitas, Aya mengikuti
pembelajaran yang berkaitan dengan kesehatan, pengelolaan konflik, dan isu
kemanusiaan di tingkat internasional.
Pengalaman
belajarnya mencakup pembelajaran yang berkaitan dengan Harvard Medical School
serta kegiatan UNICEF bertajuk “Managing Conflict at the United Nations”. Aya
juga mengikuti pembelajaran mengenai Gender-Based Violence (GBV) dengan materi
yang berkaitan dengan IOM, UNHCR, UNFPA, dan UNICEF. Selain itu, ia mempelajari
materi berbahasa Prancis tentang pengelolaan konflik di lingkungan kerja
Perserikatan Bangsa-Bangsa.
Topik-topik
tersebut memperkenalkan Aya pada beragam pembahasan, mulai dari kesehatan
hingga kekerasan berbasis gender dan pengelolaan konflik. Pengalaman belajar
ini menjadi bagian dari upayanya memperluas wawasan mengenai persoalan sosial
dan kemanusiaan.
Pesan Motivasi dari Aya
“Bagi saya, proses
bertumbuh bukan tentang menjadi paling hebat, melainkan tentang terus belajar,
berani mengambil peran, dan berusaha memberi manfaat bagi orang lain.”
Melanjutkan Pengembangan Diri
Pengalaman
Aya mencakup bidang kecantikan, kepemudaan, kesejahteraan mental, serta
pembelajaran mengenai isu internasional. Perannya sebagai brand ambassador,
duta, dan fasilitator memiliki tanggung jawab yang berbeda sesuai dengan
program atau komunitas masing-masing.
Pengalaman
dan gelar dapat menjadi bagian dari perjalanan pengembangan diri, tetapi
kontribusi juga terlihat dari kegiatan yang dilakukan, tanggung jawab yang
dijalankan, dan manfaat yang diberikan. Oleh karena itu, pengalaman Aya dapat
terus dikembangkan melalui keterlibatan dalam kegiatan nyata yang sesuai dengan
bidang perhatiannya.
Dengan
terus belajar dan terlibat dalam kegiatan yang relevan, Aya memiliki kesempatan
untuk memperdalam pemahaman serta membangun kontribusi yang lebih terarah di
bidang kepemudaan, kesehatan, dan isu kemanusiaan.
