GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Mengenal DIA, Kurikulum Jerman yang Membuka Jalur Pendidikan ke Jerman dan Dunia

Ilustrasi - (Foto: Dok/Ist).

Suara Time, Internasional - Ketika membicarakan kurikulum sekolah internasional, nama International Baccalaureate (IB) dan Cambridge mungkin lebih dahulu muncul di benak banyak orang tua.

Namun, ada pilihan lain yang berasal dari sistem pendidikan Jerman dan menawarkan jalur menuju perguruan tinggi di Jerman maupun berbagai negara lain: Deutsches Internationales Abitur atau DIA.

Bagi keluarga yang mempertimbangkan pendidikan tinggi di Eropa, khususnya Jerman, DIA menjadi salah satu jalur pendidikan yang menarik untuk dipahami lebih jauh.

Apa itu Deutsches Internationales Abitur?

Deutsches Internationales Abitur, atau DIA, merupakan kualifikasi masuk universitas dari sistem pendidikan Jerman yang diberikan melalui sekolah-sekolah Jerman di luar negeri yang memenuhi standar yang ditetapkan.

Secara akademik, DIA setara dengan Abitur di Jerman. Kualifikasi ini menjadi dasar untuk melanjutkan pendidikan tinggi dan memiliki pengakuan internasional.

Salah satu sekolah yang menawarkan jalur DIA di Indonesia adalah Deutsche Schule Jakarta atau Sekolah Jerman Jakarta.

Berbeda dari sebagian kurikulum internasional yang lebih familiar di Indonesia, DIA merupakan bagian dari sistem pendidikan Jerman, bukan kurikulum komersial yang dibuat oleh penyedia pendidikan internasional.

Tidak buru-buru Menentukan Spesialisasi

Salah satu karakter menarik dari pendidikan berbasis DIA adalah keluasan akademiknya.

Dalam beberapa sistem pendidikan, siswa mulai diarahkan untuk memilih bidang yang lebih spesifik pada usia yang relatif muda. Dalam jalur DIA, siswa tetap mempertahankan fondasi akademik yang luas hingga jenjang akhir.

Artinya, seorang siswa tidak harus terlalu cepat menentukan apakah dirinya akan fokus pada sains, ekonomi, ilmu sosial, seni, bahasa, atau bidang lainnya.

Eksplorasi berbagai bidang tetap menjadi bagian dari proses pendidikan sebelum siswa menentukan jalur akademik yang ingin dikembangkan lebih jauh.

Pendekatan tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk menemukan kekuatan dan minat mereka secara bertahap.

Pendidikan tidak Hanya Mengejar Nilai

Di balik sistem pendidikan Jerman terdapat gagasan Bildung, yaitu konsep pendidikan yang melihat proses belajar sebagai bagian dari pengembangan manusia secara utuh.

Tujuannya bukan hanya menghasilkan siswa yang mampu mengerjakan ujian, tetapi juga individu yang mampu berpikir secara mandiri, memahami persoalan secara kritis, dan bertanggung jawab terhadap proses belajarnya.

Dalam konteks pendidikan modern, pendekatan seperti ini semakin relevan.

Perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan membuat kebutuhan dunia kerja terus berubah. Pengetahuan yang dianggap penting hari ini belum tentu memiliki bentuk yang sama satu dekade mendatang.

Karena itu, kemampuan untuk belajar, berpikir kritis, beradaptasi, dan menghadapi persoalan baru menjadi semakin penting.

Jalur Menuju Universitas di Jerman

Salah satu alasan DIA menarik bagi keluarga internasional adalah hubungannya dengan pendidikan tinggi Jerman.

Lulusan dengan kualifikasi DIA memperoleh kualifikasi masuk universitas Jerman. Dengan demikian, siswa yang sejak awal memiliki rencana untuk melanjutkan studi di Jerman dapat mempersiapkan diri melalui sistem pendidikan yang memang terhubung dengan negara tersebut.

Jerman sendiri memiliki banyak pilihan perguruan tinggi dan program studi di berbagai bidang.

Selain itu, pendidikan tinggi di Jerman dikenal memiliki biaya yang relatif terjangkau dibandingkan sejumlah negara tujuan studi populer lainnya. Meski demikian, biaya kuliah dan ketentuan penerimaan dapat berbeda berdasarkan universitas dan negara bagian, sehingga calon mahasiswa tetap perlu memeriksa persyaratan masing-masing kampus.

Yang menarik, jalur DIA tidak berarti siswa hanya dapat melanjutkan pendidikan ke Jerman.

Lulusan sekolah Jerman juga dapat melanjutkan pendidikan tinggi di berbagai negara, termasuk negara-negara Eropa, Inggris, Amerika Serikat, Asia, maupun Australia, dengan mengikuti persyaratan penerimaan masing-masing universitas.

Bagaimana jika Dibandingkan dengan IB dan Cambridge?

IB, Cambridge, dan DIA sama-sama dapat menjadi jalur menuju universitas internasional, tetapi memiliki karakter yang berbeda.

IB menekankan inquiry, refleksi, pembelajaran lintas disiplin, dan perspektif global.

Cambridge lebih subject-focused dengan struktur akademik yang jelas dan spesialisasi yang biasanya dilakukan lebih awal, terutama pada jenjang A Levels.

DIA mempertahankan pendidikan yang luas lebih lama dan kemudian memberikan ruang bagi siswa untuk menentukan bidang yang ingin didalami.

Karena itu, pilihan antara ketiganya sebaiknya tidak hanya berdasarkan reputasi atau popularitas.

Orang tua perlu melihat bagaimana masing-masing sistem sesuai dengan karakter belajar anak dan rencana pendidikan jangka panjang keluarga.

Mengapa DIA belum Terlalu Dikenal?

Salah satu alasan DIA belum sepopuler IB atau Cambridge adalah jumlah sekolah yang menawarkannya memang lebih terbatas.

Sekolah-sekolah Jerman di luar negeri secara historis banyak didirikan untuk melayani keluarga Jerman yang tinggal di negara lain. Akibatnya, sistem pendidikan Jerman tidak berkembang sebagai "brand" kurikulum global dengan jumlah sekolah sebanyak beberapa sistem internasional lainnya.

Bahasa juga menjadi salah satu faktor. Bahasa Inggris memang lebih dominan dalam dunia pendidikan internasional, sedangkan bahasa Jerman digunakan oleh komunitas global yang lebih terbatas.

Namun, hal tersebut juga menjadi salah satu karakter khas pendidikan Jerman. Siswa yang mengikuti jalur ini tidak hanya memperoleh pengalaman akademik, tetapi juga kesempatan untuk mengembangkan kemampuan bahasa dan pemahaman lintas budaya.

Pendidikan untuk Pilihan yang Lebih Panjang

Memilih kurikulum pada akhirnya bukan hanya tentang bagaimana anak belajar hari ini, tetapi juga tentang pilihan apa yang tetap terbuka bagi mereka di masa depan.

DIA menawarkan pendekatan yang menggabungkan fondasi akademik luas, pendidikan bahasa, kemandirian, dan jalur menuju pendidikan tinggi Jerman serta universitas di berbagai negara.

Bagi keluarga yang sedang mempertimbangkan sekolah internasional dan ingin mengetahui lebih jauh tentang pendidikan Jerman, DIA dapat menjadi salah satu pilihan yang layak dipelajari.

Terutama bagi orang tua yang belum ingin anak terlalu cepat menentukan spesialisasi akademik, memahami cara kerja DIA dapat membuka perspektif baru mengenai bagaimana pendidikan internasional dapat dirancang untuk mempersiapkan anak menghadapi pilihan studi dan karier yang terus berkembang.

Type above and press Enter to search.