![]() |
| Ilustrasi - (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Business - Kondisi kandang, punya peran penting untuk mendukung kesehatan hewan ternak. Apalagi jika kandang dibangun menggunakan beton. Penggunaan obat cor beton dapat membantu menjaga lantai kandang tetap kuat dan tidak mudah lembap atau mengalami rembesan.
Lantai yang kokoh dan kedap air juga membuat kotoran ternak lebih mudah dibersihkan. Ketika lingkungan peternakan terjaga tetap kering dan bersih, ini bisa menciptakan ekosistem ternak yang menguntungkan!
Risiko Tidak Menggunakan Obat Cor Beton pada Bangunan Peternakan
Ingin menghasilkan ternak berkualitas, jangan hanya berinvestasi pada kualitas ternak saja. Anda juga perlu mempertimbangkan material bangunan kandang yang kokoh untuk jangka panjang. Berikut risikonya jika tidak menggunakan material beton pada peternakan!1. Menyerap Urine
Urine dan kotoran hewan mengandung zat asam yang dapat bersifat agresif terhadap struktur semen konvensional. Di sinilah obat cor beton dibutuhkan untuk membantu mencegah cairan limbah masuk ke pori-pori lantai.
Jika tidak terlindungi, cairan tersebut dapat mencapai bagian dalam struktur beton dan meningkatkan risiko korosi pada besi tulangan. Kondisi ini pada akhirnya dapat membahayakan struktur kandang serta hewan ternak yang berada di dalamnya.
Urine dan kotoran hewan mengandung zat asam yang dapat bersifat agresif terhadap struktur semen konvensional. Di sinilah obat cor beton dibutuhkan untuk membantu mencegah cairan limbah masuk ke pori-pori lantai.
Jika tidak terlindungi, cairan tersebut dapat mencapai bagian dalam struktur beton dan meningkatkan risiko korosi pada besi tulangan. Kondisi ini pada akhirnya dapat membahayakan struktur kandang serta hewan ternak yang berada di dalamnya.
2. Menjadi Sarang Bakteri
Adukan semen biasa dapat menyisakan rongga-rongga kecil pada permukaannya. Ketika cairan kotoran masuk ke dalam pori tersebut, proses pembersihan kandang menjadi lebih sulit dilakukan secara menyeluruh.
Lingkungan yang lembap dan kotor juga dapat menjadi tempat yang mendukung pertumbuhan bakteri maupun parasit. Dampaknya bisa berpengaruh terhadap kesehatan dan produktivitas ternak sehari-hari.
3. Memicu Penguapan Amonia
Hewan ternak berukuran besar memberikan tekanan mekanis yang cukup tinggi pada lantai kandang. Ditambah lagi, proses pembersihan menggunakan air bertekanan tinggi dapat mempercepat pengikisan pada permukaan semen biasa.
Seiring waktu, permukaan yang terkikis dapat menghasilkan debu halus yang berpotensi mengganggu sistem pernapasan hewan di dalam kandang. Lantai yang semakin kasar dan rusak juga dapat meningkatkan risiko kaki ternak terluka.
Pencemaran seperti ini bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan konflik hukum yang merugikan bisnis. Karena itu, melindungi struktur bangunan dengan aditif khusus dapat menjadi langkah aman untuk jangka panjang.
Adukan semen biasa dapat menyisakan rongga-rongga kecil pada permukaannya. Ketika cairan kotoran masuk ke dalam pori tersebut, proses pembersihan kandang menjadi lebih sulit dilakukan secara menyeluruh.
Lingkungan yang lembap dan kotor juga dapat menjadi tempat yang mendukung pertumbuhan bakteri maupun parasit. Dampaknya bisa berpengaruh terhadap kesehatan dan produktivitas ternak sehari-hari.
3. Memicu Penguapan Amonia
Hewan ternak berukuran besar memberikan tekanan mekanis yang cukup tinggi pada lantai kandang. Ditambah lagi, proses pembersihan menggunakan air bertekanan tinggi dapat mempercepat pengikisan pada permukaan semen biasa.
Seiring waktu, permukaan yang terkikis dapat menghasilkan debu halus yang berpotensi mengganggu sistem pernapasan hewan di dalam kandang. Lantai yang semakin kasar dan rusak juga dapat meningkatkan risiko kaki ternak terluka.
4. Rapuh Terkena Asam
Bagian penampungan limbah yang tidak memiliki perlindungan kedap air juga berisiko mengalami kebocoran. Jika cairan limbah dari kandang merembes keluar, tanah di sekitar peternakan dapat ikut tercemar.Pencemaran seperti ini bukan hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga dapat menimbulkan konflik hukum yang merugikan bisnis. Karena itu, melindungi struktur bangunan dengan aditif khusus dapat menjadi langkah aman untuk jangka panjang.
Bagaimana Cara Kerja Obat Cor Beton pada Kandang Peternakan?
Penggunaan obat cor pada beton bisa dirancang untuk membantu meningkatkan kepadatan dan mengurangi risiko air maupun cairan limbah masuk ke dalam struktur. Berikut cara kerjanya!1. Menyumbat Pori dari Dalam
Penggunaan obat cor beton membantu adukan semen menjadi lebih padat dengan mengurangi kebutuhan air yang berlebihan. Partikel di dalamnya bekerja mengisi atau menutup rongga-rongga mikroskopis yang terbentuk selama proses pengecoran.
Dengan pori yang lebih tertutup, kelembapan akan lebih sulit masuk dan memengaruhi struktur lantai. Hasilnya, fondasi dan lantai bangunan peternakan dapat menjadi lebih kuat untuk menghadapi beban berat dari aktivitas ternak setiap hari.
Penggunaan obat cor beton membantu adukan semen menjadi lebih padat dengan mengurangi kebutuhan air yang berlebihan. Partikel di dalamnya bekerja mengisi atau menutup rongga-rongga mikroskopis yang terbentuk selama proses pengecoran.
Dengan pori yang lebih tertutup, kelembapan akan lebih sulit masuk dan memengaruhi struktur lantai. Hasilnya, fondasi dan lantai bangunan peternakan dapat menjadi lebih kuat untuk menghadapi beban berat dari aktivitas ternak setiap hari.
2. Menolak Cairan
Aditif pada campuran beton juga dapat membantu meningkatkan ketahanan terhadap berbagai jenis cairan yang bersifat agresif. Urine dan sisa kotoran hewan menjadi lebih sulit meresap ke dalam pori-pori lantai.
Perlindungan ini juga membantu mengurangi risiko korosi pada besi tulangan akibat paparan amonia dan cairan limbah. Dengan struktur yang lebih terlindungi, kondisi bangunan kandang dapat tetap kuat dan aman digunakan dalam jangka panjang.
Aditif pada campuran beton juga dapat membantu meningkatkan ketahanan terhadap berbagai jenis cairan yang bersifat agresif. Urine dan sisa kotoran hewan menjadi lebih sulit meresap ke dalam pori-pori lantai.
Perlindungan ini juga membantu mengurangi risiko korosi pada besi tulangan akibat paparan amonia dan cairan limbah. Dengan struktur yang lebih terlindungi, kondisi bangunan kandang dapat tetap kuat dan aman digunakan dalam jangka panjang.
3. Meningkatkan Kepadatan
Reaksi kimia dari aditif membantu mengurangi air berlebih dalam campuran sehingga beton dapat menghasilkan struktur yang lebih padat. Kondisi ini membuat permukaan lantai mampu menghadapi tekanan dari aktivitas hewan ternak berukuran besar.
Lantai yang lebih padat juga membantu mengurangi risiko keropos serta munculnya debu semen. Investasi ini tentu sangat menguntungkan untuk menjaga kualitas bangunan sekaligus memberikan rasa aman selama kandang digunakan.
Reaksi kimia dari aditif membantu mengurangi air berlebih dalam campuran sehingga beton dapat menghasilkan struktur yang lebih padat. Kondisi ini membuat permukaan lantai mampu menghadapi tekanan dari aktivitas hewan ternak berukuran besar.
Lantai yang lebih padat juga membantu mengurangi risiko keropos serta munculnya debu semen. Investasi ini tentu sangat menguntungkan untuk menjaga kualitas bangunan sekaligus memberikan rasa aman selama kandang digunakan.
4. Mempercepat Proses Sanitasi
Permukaan lantai yang lebih rapat membuat proses pembersihan kotoran menjadi lebih mudah. Air bertekanan tinggi dapat digunakan untuk membantu mengangkat kotoran tanpa membuat permukaan semen cepat rusak.
Ketika cairan limbah tidak mudah masuk ke dalam pori-pori lantai, bakteri dan bibit penyakit juga lebih sulit bertahan di dalam struktur permukaan. Kandang pun dapat dijaga tetap bersih dan higienis sehingga mendukung pertumbuhan serta produktivitas hewan ternak.
Investasi Kandang dengan Struktur Bangunan Lebih Kuat!
Membangun kandang modern tidak cukup hanya dengan memperhatikan ukuran dan desain bangunan. Material yang digunakan juga perlu dipilih dengan mempertimbangkan kekuatan serta ketahanannya terhadap air dan limbah.
Karena itu, memilih obat cor beton berkualitas dapat menjadi salah satu bagian penting dari perencanaan kandang untuk investasi jangka panjang. Salah produk yang menjadi pilihan adalah dari Sika, sebagai merek terpercaya dunia sejak 115 tahun.
Hingga saat ini, Sika menjadi pilihan proyek besar seperti MRT Jakarta dan Jembatan Alalak di Kalimantan. Sika juga tercatat sebagai pionir pertama yang mempelopori waterproofing semen di Indonesia.
Salah satu produk yang dapat dipilih adalah SikaCim® Concrete Additive. Produk ini merupakan aditif superplasticizer yang membantu mengurangi kebutuhan air sekaligus meningkatkan kemudahan pengerjaan adukan semen di lapangan.
Penggunaannya mampu mengurangi volume air hingga 20 persen dan meningkatkan kekuatan tekan beton hingga 40 persen pada usia 28 hari. Formula yang digunakan juga membantu meningkatkan kekedapan air yang berpotensi merusak struktur.
Hubungi Kontak/Dukungan Sika untuk konsultasi kebutuhan Anda terutama dalam pemesanan skala besar. Kini tersedia juga produk eceran yang bisa Anda dapatkan melalui Sika Official Store di situs marketplace kesayangan Anda!
Salah satu produk yang dapat dipilih adalah SikaCim® Concrete Additive. Produk ini merupakan aditif superplasticizer yang membantu mengurangi kebutuhan air sekaligus meningkatkan kemudahan pengerjaan adukan semen di lapangan.
Penggunaannya mampu mengurangi volume air hingga 20 persen dan meningkatkan kekuatan tekan beton hingga 40 persen pada usia 28 hari. Formula yang digunakan juga membantu meningkatkan kekedapan air yang berpotensi merusak struktur.
Hubungi Kontak/Dukungan Sika untuk konsultasi kebutuhan Anda terutama dalam pemesanan skala besar. Kini tersedia juga produk eceran yang bisa Anda dapatkan melalui Sika Official Store di situs marketplace kesayangan Anda!
