![]() |
| Ajeril Shin Chou dikenal di kalangan komunitas pecinta olahraga padel di wilayah Bekasi. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Bekasi – Nama Ajeril Shin Chou sudah sangat dikenal di kalangan komunitas pecinta olahraga padel di wilayah Bekasi. Selama berbulan-bulan lamanya, hampir seluruh waktunya sehari-hari dihabiskan di lapangan. Mulai dari pagi hingga sore hari, ia terus berlatih, bertanding, dan mengasah berbagai teknik permainan dengan penuh semangat. Bagi Ajeril, padel bukan sekadar hobi biasa, melainkan bagian tak terpisahkan dari kesehariannya yang sangat ia cintai dan jalani dengan sepenuh hati. Namun, intensitas bermain yang begitu tinggi setiap hari perlahan membawa rasa jenuh. Di satu titik tertentu, ia mulai merasa bosan dan sempat enggan kembali memegang raket seperti kebiasaannya dulu.
Meski rasa bosan sempat menyelinap, kecintaannya pada dunia padel tidak pernah luntur sedikit pun. Ia bertekad agar semua kenangan indah, kegembiraan, dan momen berharga yang ia rasakan di atas lapangan tidak akan hilang begitu saja dari ingatannya. Dari keinginan kuat untuk tetap terhubung dengan olahraga kesayangannya itulah, muncul ide yang sangat unik dan tak terduga di benak Ajeril. Ia ingin menciptakan sesuatu yang bisa selalu mengingatkannya pada padel, namun dalam bentuk yang berbeda, lebih abadi, dan bisa dibawa ke mana saja. Akhirnya, ia memutuskan untuk merintis merek parfum sendiri yang diberi nama Alea Parfum, dengan seluruh konsep dan inspirasi yang diambil langsung dari dunia padel.
“Saya main terus tiap hari, sampai akhirnya ada masa di mana rasanya sudah biasa saja dan mulai bosan. Tapi saya berjanji tidak akan melupakan padel selamanya. Saya berpikir, kenapa tidak buat karya yang menyatukan aroma dan kenangan indah itu? Maka lahirlah ide mendirikan Alea Parfum ini, di mana setiap wanginya punya cerita dan makna tersendiri, sesuai dengan teknik permainan yang saya sukai,” ungkap Ajeril Shin Chou saat diwawancarai.
Ajeril merancang Alea Parfum dengan sangat teliti, penuh ketulusan, dan makna yang mendalam. Ia menghadirkan empat varian utama yang menjadi keunggulan produk ini, di mana setiap nama, karakter, dan aroma diramu sedemikian rupa berdasar istilah serta gerakan populer dalam permainan padel. Keempat varian unggulan tersebut adalah Vibora, Bandeja, Forehand, dan satu varian khusus yang dikhususkan untuk wanita bernama Chiquita. Setiap wangi diciptakan agar mampu menggambarkan jiwa, gaya, dan kisah di balik nama yang diusungnya.
Varian Vibora dikemas dengan aroma yang tajam, berani, dan sedikit misterius. Wangi ini sengaja dibuat untuk melambangkan teknik pukulan melengkung yang sulit ditebak arahnya oleh lawan—penuh kejutan, strategi, dan kekuatan luar biasa yang menjadi senjata rahasia di lapangan. Berbeda lagi dengan Bandeja, yang menghadirkan nuansa lembut, elegan, namun tetap tegas dan berkarakter kuat. Ini adalah cerminan sempurna dari gerakan mengangkat bola dengan tenang, presisi, dan penuh kehalusan sentuhan yang membutuhkan ketenangan jiwa.
Selanjutnya ada Forehand, yang memiliki aroma cerah, segar, dan penuh semangat membara. Wangi ini mewakili pukulan depan yang menjadi andalan utama setiap pemain padel, selalu kuat, andal, dan menjadi kunci penting untuk meraih kemenangan di setiap pertandingan. Khusus untuk kaum wanita, Ajeril menciptakan Chiquita — wangi yang manis, ringan, ceria, namun tetap memiliki karakter yang kuat dan memikat. Wangi ini menggambarkan sosok wanita yang lincah, tangguh, penuh pesona, dan tetap anggun saat bergerak aktif di atas lapangan.
Kini, rasa bosan yang sempat ia rasakan sudah berubah sepenuhnya menjadi karya nyata yang unik dan bermakna mendalam. Setiap kali Ajeril, maupun para penggunanya, memakai Alea Parfum, aroma yang tercium langsung membawa kembali kenangan akan bunyi raket memukul bola, sorak-sorai kemenangan, hingga kebersamaan hangat bersama teman-teman di pinggir lapangan.
Langkah kreatif Ajeril Shin Chou melalui Alea Parfum ini pun mendapat apresiasi luas dari rekan-rekan sesama pemain dan pecinta olahraga padel. Banyak yang mengagumi caranya mengubah rasa jenuh menjadi sesuatu yang bernilai tinggi, sekaligus menjadi cara baru yang jenius untuk terus mencintai, mengangkat nama, dan melestarikan kisah indah dari olahraga padel lewat wangi yang tak terlupakan.
