GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Keterlibatan Mahasiswa Universitas Negeri Malang dan BPS Kota Malang dalam Pendataan Sanitasi RW 01 Kebonsari sebagai Upaya Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)

Mahasiswa magang bersama Tim Desa Cantik BPS turun langsung dalam kegiatan pendataan sanitasi lingkungan di Kelurahan Kebonsari, Kota Malang tahun 2026. (Foto: Dok/Ist).
Suara Time, Malang - Mahasiswa magang bersama Tim Desa Cantik BPS turun langsung dalam kegiatan pendataan sanitasi lingkungan di Kelurahan Kebonsari, Kota Malang tahun 2026. Dimulai dengan mengurus perizinan di Kantor Kelurahan Kebonsari, perizinan tersebut meliputi pengajuan surat pengantar dari kelurahan yang nantinya akan digunakan sebagai surat tugas saat melakukan pendataan di lapangan. Dengan perizinan yang lengkap nantinya akan sangat mudah untuk melakukan pendataan di Kelurahan Kebonsari dan mudah menjangkau sasaran target pendataan. Program pendataan Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) yang dilakukan oleh BPS Kota Malang khususnya tahun 2026 mengangkat tema pendataan sanitasi dalam rangka pelaksanaan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) tematik Kelurahan Cinta Statistik, pengumpulan data dilakukan dengan metode survei dan wawancara di tiap RT yang ada di Kelurahan Kebonsari. Sebagai mahasiswa magang yang ditempatkan di Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, saya, Rafliansyah Riyadi, mendapatkan kesempatan untuk terlibat langsung dalam kegiatan pendataan lapangan di RW 01 Kelurahan Kebonsari khususnya di wilayah RT 01 - RT 05.

Pendataan ini bertujuan menyediakan basis data yang akurat, kegiatan ini juga mencerminkan komitmen BPS Kota Malang dalam meningkatkan akurasi dan cakupan data statistik ekonomi. Kegiatan pendataan ini tentu memiliki keterkaitan erat dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), mahasiswa berperan sebagai enumerator yang terlibat aktif dalam proses pengumpulan data sanitasi lingkungan. Kegiatan ini mencerminkan komitmen terhadap SDGs ke-3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera) dengan mengidentifikasi kondisi sanitasi yang berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat, Selain itu, pendataan ini juga mendukung SDGs ke-6 (Air Bersih dan Sanitasi Layak) karena berfokus pada ketersediaan sanitasi yang layak serta akses lingkungan yang bersih dan aman bagi masyarakat. Di sisi lain, pelaksanaan pendataan yang dilakukan di lingkup per-RT tentu mencerminkan SDGs ke-11 (Kota dan Permukiman Berkelanjutan) yaitu mewujudkan kawasan permukiman yang tertata, sehat, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kegiatan pendataan ini tidak hanya menghasilkan informasi statistik yang bermanfaat, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mendukung pembangunan masyarakat yang sehat dan berkelanjutan.

Type above and press Enter to search.