![]() |
| Moh Syafik, Ketua Badan Legislatif Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Pusat periode 2025. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Yogyakarta – Ketua Badan Legislatif Forum Komunikasi Mahasiswa Santri Banyuanyar (FKMSB) Pusat, Moh Syafik, memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja produktif pengurus wilayah selama bulan Ramadhan, Sabtu, 15 Maret 2025. Menurutnya, momentum ini menjadi ajang refleksi, penguatan tekad, dan pencapaian target organisasi yang lebih signifikan.
Dalam pernyataannya, Moh Syafik menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar waktu untuk menahan lapar dan haus, tetapi juga kesempatan emas untuk mengasah jiwa, meningkatkan disiplin, dan memperkuat solidaritas antaranggota. Atmosfer spiritual di bulan suci ini, menurutnya, mampu membentuk karakter yang lebih fokus dan produktif, yang berdampak positif pada performa organisasi di tingkat wilayah.
"Kami mengapresiasi pengurus wilayah yang mampu memanfaatkan waktu secara efektif dengan manajemen yang baik, penjadwalan kerja yang fleksibel, dan komunikasi internal yang intensif. Ini membuktikan bahwa ibadah dan kinerja organisasi dapat berjalan seimbang," ujar Moh Syafik, Ketua Badan Legislatif FKMSB Nasional periode 2025-2027.
Ia menambahkan bahwa dedikasi dan kolaborasi yang ditunjukkan oleh pengurus wilayah menjadi bukti nyata bahwa FKMSB tetap bergerak maju di tengah berbagai tantangan. Dengan semangat Ramadhan, pengurus berhasil menjaga keseimbangan antara kewajiban ibadah dan tanggung jawab organisasi, sekaligus mengembangkan kapasitas kader di berbagai wilayah.
Lebih lanjut, Moh Syafik mendorong seluruh jajaran FKMSB untuk memanfaatkan momentum Ramadhan sebagai ajang inovasi dan penguatan kerja sama. Strategi menyeluruh dan adaptif, seperti pengembangan program pelatihan, penjadwalan kerja yang lebih fleksibel, serta intensifikasi komunikasi antaranggota, menjadi kunci keberhasilan organisasi di masa depan.
"Kami berharap semangat Ramadhan ini menjadi pendorong bagi kita semua untuk meningkatkan kualitas diri dan kinerja organisasi. Dengan komitmen yang kuat, kita bisa membangun budaya organisasi yang kokoh, solid, dan penuh makna," tutupnya.
Dengan semangat kolaborasi dan dedikasi tinggi, FKMSB optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan dan terus berkontribusi dalam mencetak kader berkualitas yang siap membawa perubahan positif di masyarakat.
