![]() |
| Coach Yayat Pale sukses Memberikan materi Training Hipnoterapi dan Peace EFT di Karawang. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, KARAWANG – Antusiasme tinggi ditunjukkan peserta dalam kegiatan Training Hipnoterapi dan Peace Emotional Freedom Technique (Peace EFT) yang digelar di Hotel Novotel Karawang, Jalan Interchange Karawang Barat, Margakaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada 15 September 2019.
Kegiatan ini menghadirkan praktisi sekaligus trainer nasional di bidang pengembangan diri, Coach Yayat Pale, sebagai pemateri utama. Training tersebut bertujuan untuk membekali peserta dengan keterampilan penyembuhan diri (self healing), pengelolaan emosi, serta teknik pelepasan trauma berbasis pendekatan hipnoterapi dan EFT.
Sejak pagi hari, peserta tampak memenuhi ruang pelatihan dengan penuh semangat. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari praktisi kesehatan, konselor, pendidik, hingga masyarakat umum yang ingin meningkatkan kualitas kesehatan mental dan emosional.
Dalam materinya, Coach Yayat Pale menjelaskan bahwa hipnoterapi dan Peace EFT merupakan metode terapi komplementer yang berfokus pada keseimbangan pikiran, emosi, dan tubuh. Menurutnya, banyak gangguan psikologis dan keluhan fisik yang berakar dari tekanan emosional yang tidak terselesaikan.
“Melalui teknik yang tepat, setiap orang sebenarnya memiliki kemampuan untuk menyembuhkan dirinya sendiri. Hipnoterapi dan Peace EFT membantu membuka akses ke pikiran bawah sadar untuk menetralisir emosi negatif yang tersimpan,” ujar Coach Yayat di hadapan peserta.
Tidak hanya memberikan materi secara teoritis, Coach Yayat juga memandu peserta untuk langsung mempraktikkan teknik-teknik dasar hipnoterapi dan tapping pada Peace EFT. Suasana pelatihan berlangsung interaktif, dengan sesi tanya jawab yang aktif diikuti peserta.
Menariknya, di sela-sela coffee break, Coach Yayat Pale juga membuka sesi konsultasi gratis bagi peserta yang ingin berkonsultasi secara langsung terkait permasalahan pribadi, emosional, maupun psikologis yang mereka alami. Kesempatan tersebut dimanfaatkan peserta dengan sangat antusias.
Salah satu peserta, mengaku mendapatkan pengalaman baru yang sangat bermanfaat. Ia merasa lebih memahami cara mengelola stres dan emosi setelah mengikuti training tersebut.
“Materinya mudah dipahami dan langsung bisa dipraktikkan. Konsultasi gratis juga sangat membantu saya dalam menghadapi masalah pribadi,” ungkapnya.
Panitia pelaksana menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan mental dan emosional sebagai bagian dari kualitas hidup yang utuh. Mereka berharap, setelah mengikuti training, peserta dapat menerapkan ilmu yang diperoleh untuk diri sendiri maupun membantu orang lain secara positif.
Dengan terselenggaranya training ini, Karawang kembali menjadi salah satu daerah yang aktif mendorong kegiatan pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang kesehatan mental, terapi alternatif, dan pengembangan diri berbasis psikologi terapan.
