GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Erik ten Hag Soroti Konflik Jorge Jesus dan Cristiano Ronaldo

Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, memberikan pandangannya mengenai situasi antara Jorge Jesus dan Cristiano Ronaldo. (Foto: Dok/Ist).

Suara Time, Jakarta - Mantan pelatih Manchester United, Erik ten Hag, memberikan pandangannya mengenai situasi antara Jorge Jesus dan Cristiano Ronaldo. Ten Hag memilih tidak menyimpulkan siapa yang benar atau salah karena menurutnya masih banyak hal yang tidak diketahui publik terkait persoalan tersebut.

Saat ditanya mengenai konflik Jorge Jesus dengan Cristiano Ronaldo, Ten Hag mengaku pernah menghadapi situasi yang memiliki kemiripan ketika dirinya menangani Manchester United.

“Saya benar-benar tidak ingin mengatakan terlalu banyak tentang itu karena itu tidak menyangkut saya, tapi saya mengalami masalah serupa selama masa saya di Manchester United,” kata Erik ten Hag.

Ten Hag kemudian mengingat bagaimana dirinya pernah menjadi sasaran kritik ketika persoalan di Manchester United mencuat.

Menurutnya, ia memilih tidak banyak berbicara dan membiarkan waktu memberikan jawaban mengenai siapa yang sebenarnya menjadi sumber persoalan.

“Banyak orang menyebut saya sebagai masalah, dan saya tidak banyak bicara tentang itu. Di benak saya, saya selalu berpikir, ‘Jika saya benar-benar masalahnya, maka kita akan lihat apakah sesuatu yang serupa terjadi lagi.’ Kemudian orang-orang bisa memutuskan sendiri apakah saya benar-benar masalahnya atau tidak,” ujarnya.

Terkait Jorge Jesus dan Cristiano Ronaldo, Ten Hag menegaskan dirinya tidak ingin mengambil posisi untuk menyalahkan salah satu pihak.

Ia mengatakan publik tidak mengetahui secara keseluruhan apa yang terjadi di antara pelatih dan pemain tersebut.

“Saya tidak mengatakan Jorge Jesus benar atau Ronaldo salah karena kita tidak tahu segala sesuatu yang terjadi di antara mereka,” jelas Ten Hag.

Meski demikian, Ten Hag menilai seorang manajer dapat menerima sorotan besar ketika menghadapi persoalan dengan pemain sekaliber Cristiano Ronaldo.

Menurutnya, situasi seperti itu menjadi semakin rumit ketika pemain yang sudah berada di usia lebih matang tidak lagi dapat dimainkan dalam setiap pertandingan.

Situasi Pemain Senior Bisa Memengaruhi Ruang Ganti

Ten Hag menjelaskan bahwa faktor fisik menjadi salah satu pertimbangan penting bagi seorang manajer dalam menentukan pemain yang diturunkan.

“Saat seorang pemain bertambah tua, Anda harus memahami bahwa manajer tidak bisa memainkan Anda di setiap pertandingan ketika ada pemain lain yang bisa memberikan lebih banyak secara fisik kepada tim dan melakukan lebih banyak pekerjaan,” katanya.

Menurut Ten Hag, kondisi tersebut bukan perkara sederhana bagi pemain seperti Ronaldo. Ketika situasi berlangsung dalam waktu yang lama, persoalan antara pemain dan manajer berpotensi berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Ia menilai dampaknya bahkan dapat dirasakan oleh seluruh ruang ganti.

“Dan ketika situasi seperti itu berlanjut, itu bisa memengaruhi ruang ganti. Sebagai manajer, itu sesuatu yang tidak pernah Anda inginkan karena begitu satu situasi mulai mengganggu kelompok, itu menjadi lebih besar daripada sekadar manajer dan pemain,” tutur Ten Hag.

Pernyataan Erik ten Hag tersebut menunjukkan bahwa persoalan antara pelatih dan pemain senior tidak hanya berkaitan dengan keputusan bermain. Jika tidak dikelola dengan baik, dinamika tersebut dapat memengaruhi suasana serta keseimbangan sebuah tim.

Type above and press Enter to search.