GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Bank bjb Dorong Calon Pensiunan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Tetap Produktif dan Mandiri Lewat Program bjb Pra-Purnapreneurship

bank bjb Cabang Cikarang bersama Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III membekali 160 guru dan tenaga kependidikan Bekasi melalui program kewirausahaan menjelang pensiun.

Suaratime, Bekasi – bank bjb terus memperkuat komitmennya dalam mendampingi nasabah di setiap fase kehidupan termasuk ketika memasuki masa persiapan pensiun. Komitmen tersebut diwujudkan dalam bentuk penyelenggaraan pembekalan kewirausahaan melalui Program bjb Pra-Purnapreneurship bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) aktif di lingkungan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III Provinsi Jawa Barat yang dalam beberapa tahun mendatang akan memasuki masa purnabakti. 

Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi dalam memberikan pembekalan kepada 160 Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) SMA, SMK, SLB Negeri Kota dan Kabupaten Bekasi yang akan memasuki masa pensiun. Kegiatan yang berlangsung pada 7 Oktober 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya bank bjb memberikan edukasi sekaligus membangun pemahaman yang lebih baik mengenai pentingnya mempersiapkan kehidupan setelah masa kerja berakhir. 

Workshop tersebut diselenggarakan oleh bank bjb Kantor Cabang Cikarang bekerja sama dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III sebagai bentuk kolaborasi dalam mempersiapkan pegawai yang akan pensiun tahun ini dan tahun depan agar lebih siap dan mandiri. Kegiatan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah III, Dr. Hj. Rina Parlina, S.I.P., M.M dan Ton Adriano selaku Pemimpin bank bjb Kantor Cabang Cikarang. Dalam sambutannya, melalui Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan tambahan pengetahuan dengan keterampilan berwirausaha dan kemampuan mengelola keuangan secara mandiri saat memasuki masa purnabhakti bagi para Guru dan Tenaga Kependidikan.

Melalui Program bjb Pra-Purnapreneurship, bank bjb ingin mendorong calon pensiunan untuk memandang persiapan purnabakti secara lebih menyeluruh. Persiapan tersebut tidak hanya berkaitan dengan kondisi finansial, tetapi juga kesiapan mental, sosial, serta kemampuan untuk tetap produktif setelah memasuki masa pensiun.

Literasi keuangan menjadi salah satu fondasi penting dalam proses tersebut. Dengan pemahaman keuangan yang baik, calon pensiunan diharapkan dapat mengambil keputusan finansial secara lebih bijak, menyusun prioritas kebutuhan, serta merencanakan kehidupan jangka panjang secara lebih terarah.

Pada kesempatan yang sama, bank bjb juga memperkenalkan solusi pembiayaan Kredit Pra Purna Bhakti (KPPB) sebagai salah satu pilihan layanan perbankan untuk membantu calon pensiunan mempersiapkan masa transisi menuju purnabakti.  Produk bjb KPPB yang diperkenalkan terdiri atas bjb KPPB Grace Period dan bjb KPPB Manfaat Ganda yang memberikan fleksibilitas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan nasabah, termasuk untuk pengembangan usaha maupun pemenuhan berbagai kebutuhan multiguna menjelang pensiun. 

Peserta juga memperoleh inspirasi dari narasumber Indogrosir yang memberikan wawasan bagaimana cara merencanakan usaha warung sembako dan toko kelontongan skala rumahan dengan pilihan modal yang terjangkau. Pengalaman praktis tersebut memberikan gambaran kepada peserta bahwa kegiatan kewirausahaan dapat dikembangkan melalui berbagai bidang sesuai minat, kemampuan, dan potensi yang dimiliki. 

Edukasi tersebut diharapkan dapat mendorong peserta semakin memahami bagaimana mengelola kondisi keuangan secara terencana, sehingga berbagai kebutuhan pada masa purnabakti dapat dipersiapkan dengan lebih baik. Di sisi lain, pemahaman mengenai kewirausahaan dapat membuka perspektif baru bahwa masa pensiun tidak identik dengan berhentinya aktivitas. Sebaliknya, masa tersebut dapat menjadi kesempatan untuk mengembangkan pengalaman dan minat yang selama ini belum sempat diwujudkan.

Melalui interaksi dan diskusi peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan, tetapi juga memiliki ruang untuk menggali berbagai pertanyaan seputar perencanaan kehidupan setelah pensiun, peluang usaha, serta solusi keuangan yang dapat dipertimbangkan sesuai kebutuhan.

bank bjb berkomitmen untuk terus menghadirkan edukasi dan solusi yang relevan agar masyarakat semakin memahami pentingnya perencanaan keuangan, keberhasilan mempersiapkan masa pensiun bukan semata-mata diukur dari kesiapan finansial, tetapi juga dari kemampuan seseorang dalam membangun aktivitas produktif yang sesuai dengan kondisi dan potensinya. Karena itu, Program bjb Pra-Purnapreneurship menghadirkan perspektif kewirausahaan sebagai salah satu alternatif untuk tetap produktif setelah memasuki masa purnabakti. Peserta diberikan wawasan mengenai bagaimana pengalaman, kemampuan, dan potensi yang dimiliki dapat dikembangkan menjadi aktivitas ekonomi yang memberikan nilai tambah.

Type above and press Enter to search.