GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

KKN Universitas Trisakti Hadirkan Inovasi Berkelanjutan untuk Mewujudkan Desa Ginanjar yang Mandiri dan Berdaya Saing

Foto bersama usai kegiatan, Dok. Panitia

Suaratime, Sukabumi
– Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Trisakti melalui Program Kuliah Umum Mandiri- Ilmu Teknologi Terapan (KUM-ITT) yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dengan mengusung tema ”Optimalisasi Potensi Lokal Berkelanjutan melalui Inovasi Teknologi Tepat Guna dan Penguatan Mitigasi Bencana menuju Desa Berdampak”.

Kegiatan ini dilaksanakan selama 10 hari di Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan yang menargetkan aspek lingkungan (5 program kerja), aspek umkm (4 program kerja), aspek pendidikan (5 program kerja)  serta aspek sosial dan infrastruktur (3 program kerja) selaras dengan tujuan dari Sustainable Development Goals (SDGs) Desa. Tujuan SDGs meliputi Desa sehat dan sejahterah (SDGs 3), Pendidikan desa berkualitas (SDGs 4), Pertumbuhan ekonomi desa merata (SDGs 8), Infrastrutur dan inovasi desa sesuai dengan kebutuhan (SDGs 9), Kawasan permukiman desa aman dan nyaman (SDGs 11), Konsumsi dan produksi desa sadar lingkungan (SDGs 12), Desa tanggap perubahan iklim (SDGs 13), dan Desa damai berkeadilan (SDGs 16).

Melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat, mahasiswa mengembangkan program unggulan yang mencakup bidang edukasi, penguatan UMKM, lingkungan, serta sosial kemasyarakatan.

Dalam bidang ekonomi, mahasiswa KKN mendorong peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui digitalisasi usaha, seperti pemanfaatan QRIS, optimalisasi Google Maps sebagai media promosi, serta pelatihan packaging kreatif untuk meningkatkan nilai jual produk lokal. Program ini diharapkan mampu memperluas akses pasar dan memperkuat ekonomi masyarakat Desa Ginanjar. 

Selain penguatan ekonomi, aspek lingkungan menjadi salah satu fokus utama melalui penerapan teknologi tepat guna dan inovasi material ramah lingkungan. Program seperti Ecosoil, Ecobrick, dan Bata Pro (Brick Alternative From Trash Product) menjadi bentuk nyata pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai guna sekaligus mendukung konsep pembangunan desa berkelanjutan.

Mahasiswa juga berkontribusi dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui kegiatan edukasi, seperti Rumah Pintar Desa, edukasi konstruksi sederhana, literasi keuangan sejak dini, serta sosialisasi perilaku hidup bersih dan sehat. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kemandirian masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan desa.

Pada aspek sosial dan infrastruktur, KKN Universitas Trisakti menghadirkan fasilitas pendukung masyarakat seperti bangku komunal, penataan keselamatan lingkungan melalui pemasangan kaca cembung, serta penanda desa ramah lingkungan berbasis material lokal. Program ini menjadi upaya menciptakan ruang publik yang nyaman sekaligus memperkuat identitas Desa Ginanjar. Koordinator KUM-ITT Desa 2026 di Desa Ginanjar Dr. Ir. Endah Kurniyaningrum, S.T., M.T., IPM., ASEAN. Eng., APEC. Eng., menjelaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman kepada mahasiswa, tetapi juga membawa perubahan positif bagi masyarakat desa melalui pendekatan kepada masyarakat.

“Kami ingin menjadi bagian dari pembangunan desa yang berkelanjutan, dengan mengoptimalisasi teknologi tepat guna untuk masyarakat desa berdampak bersama mahasiswa trisakti diketuai oleh Dyah Kirana Dewani (FTSP) dengan anggota meliputi Gerry Ziskind Setiawan (FTSP), Rindang Raditya Abbas (FTSP), Muhammad Hilal Dhika Hidayat (FH), Mohan Akbar Rantissy (FH), Muhammad Fajar (FH), Fauzan Alfarezh Kurniawan (FTKE), Evans Abraham Matondang (FTKE), Faisal Hadi Falah (FTKE), Anggian Zahara Batubara (FALTL), Nisa Humaira (FEB), Putri Amanda Ramadani (FEB), Muhammad Aulia Rahman (FEB), Aqila Ghaisani Aulia Rahma (FSRD), Arvin Rizky Adnanto (FSRD), Pasca Ikrar Kekasih (FSRD).

Lebih lanjut, Endah Kurnianingrum turut menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, terkhusus kepada LPPM Universitas Trisakti, yang telah membiayai Program KUM-ITT ini.

“Kami juga ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, terkhusus kepada LPPM Universitas Trisakti yang sudah berkontribusi membiayai kegiatan (Program KUM-ITT) ini,” ucapnya.

Kepala Desa Ginanjar, Iwan Ridwan, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi atas kontribusi mahasiswa pada program ini.

“Desa Ginanjar sangat terbantu dengan program ini, yang melibatkan warga secara langsung dan memberikan solusi nyata pada masalah lingkungan dan pemerataan ekonomi di desa kami,” ucapnya.

Melalui kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat, program KKN Universitas Trisakti diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam membangun Desa Ginanjar yang inovatif, adaptif terhadap perubahan, serta mampu berkembang secara berkelanjutan berbasis potensi lokal.

Type above and press Enter to search.