GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Bestari Festival Dorong Gerakan Pilah Sampah oleh Mahasiswa FISIP Universitas Riau

Peresmian website, logo, dan akun media sosial bank sampah berhaji di kelurahan Labuh Baru Timur (Sumber: Dokumentasi Panitia Acara Bestari Festival)

Suaratime, Riau
— Mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau (FISIP UR) pada program FISIP BERDAMPAK UNTUK NEGERI memperkuat gerakan pilah sampah di Kelurahan Labuh Baru Timur dengan menggelar Bestari Festival, sekaligus meluncurkan logo, akun media sosial, dan website resmi Bank Sampah Berhaji. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran warga tentang pemilahan sampah dari sumbernya serta memperluas akses informasi dan layanan bank sampah kepada masyarakat.

Bestari Festival yang diadakan pada Sabtu, 25 Juli 2026, menghadirkan berbagai rangkaian kegiatan edukatif dan partisipatif, antara lain sosialisasi pemilahan sampah, pameran kreatifitas seperti biopori, tong komposter, dan lilin aromatherapy dari limbah minyak jelantah. Pada acara puncak, tim mahasiswa FISIP UR secara resmi memperkenalkan logo baru Bank Sampah Labuh Baru Timur, menyatakan identitas visual yang merepresentasikan komitmen lingkungan dan keterlibatan komunitas.

“Peluncuran logo, akun media sosial, dan website merupakan langkah strategis untuk mempermudah komunikasi dan layanan Bank Sampah kepada warga. Dengan platform digital, informasi jadwal penimbangan, tarif, serta edukasi pengelolaan sampah bisa diakses lebih mudah”, ujar Ketua Tim Pelaksana kegiatan, (Reno Fernandi) mahasiswa FISIP UR.

Akun media sosial dan website ditujukan sebagai kanal resmi untuk mendokumentasikan kegiatan, mengumumkan program penarikan sampah, serta membuka kesempatan kemitraan bagi pelaku usaha dan lembaga yang ingin mendukung operasional bank sampah. Tim mahasiswa juga menyediakan panduan singkat tentang cara memilah sampah rumah tangga yang dipajang di website dan dibagikan melalui kanal digital.

Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari Lurah Labuh Baru Timur, (Bapak Wahyu Nofiyandri, M.Pd), yang hadir dan memberikan dukungan penuh. Lurah menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintahan kelurahan, akademisi, dan warga untuk memastikan keberlanjutan program.

Selain peluncuran digital, Bestari Festival juga mengadakan pentas seni yang pesertanya merupakan anak-anak di sekitar Kelurahan Labuh Baru Timur. Pentas seni ini dibuat untuk memberikan ruang apresiasi dan pengembangan bakat seni bagi anak-anak, memperkuat rasa kebersamaan, serta meningkatkan kesadaran dan partisipasi warga dalam program digital dan kreatif yang mendukung pemberdayaan generasi muda setempat.

Program ini merupakan bagian dari proyek pengabdian masyarakat yang dijalankan mahasiswa FISIP BERDAMPAK UNTUK NEGERI Universitas Riau dalam rangka meningkatkan kualitas lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Type above and press Enter to search.