![]() |
| Institut Ju-Jitsu Indonesia (IJI) Cabang Kota Bekasi, sukses menyelenggarakan kegiatan Gashuku Ju-Jitsu Kota Bekasi pada Minggu, 26 April 2026. (Foto: Dok/Ist). |
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Ketua 1 Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia Kota Bekasi, Jeyhan Albarry, SE. Dalam arahannya, beliau memberikan motivasi tinggi kepada seluruh peserta agar terus berupaya mencapai prestasi maksimal melalui kedisiplinan berlatih.
Ketua Institut Ju-Jitsu Indonesia Kota Bekasi, Suci Raharjo, S.AP., M.A, yang juga merupakan penyandang Sabuk Hitam DAN 1 Ju-Jitsu, menegaskan bahwa Gashuku ini merupakan langkah strategis organisasi.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mengukur kekuatan dan kesiapan insan Ju-Jitsu Kota Bekasi. Kami ingin memastikan para atlet siap mensukseskan berbagai event beladiri ke depan, baik di tingkat Provinsi, Nasional, hingga Internasional,” ujar Suci Raharjo dalam sambutannya.
Dukungan penuh juga datang dari pihak tuan rumah. Ketua SMP Pondok Pesantren Al Muchtar, Ustadz Ahmad Farid, S.Pdi, menyatakan kebanggaannya atas terpilihnya Ponpes Al Muchtar sebagai lokasi Gashuku. Beliau berharap kolaborasi ini dapat menjadikan Pondok Pesantren Al Muchtar sebagai "mesin pencetak" atlet Ju-Jitsu berbakat di Kota Bekasi.
Sejak tahun 1942 sampai dengan saat ini organisasi Institut Ju-jitsu Indonesia sudah berkembang dan tumbuh pesat di 23 Provinsi dan lebih dari 50 kab/kota di Indonesia dengan 3500 Siswa antara lain: Aceh, Sumut, Sumbar, Sumsel, Kepri, Riau, Jambi, DK Jakarta, Banten, Jawa Barat, DIY, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalteng, Kalsel, Kaltim, Kalbar, Sulteng, Sulsel, Sulut, Papua Barat, Papua dan Papua Tengah di bawah bimbingan Ketua Dewan Guru Besar, Drs. Heru Winoto, serta Ketua Umum Kolonel (Purn) DR. Dr. Wijoyo Hadi Mursito, S.PB., S.PTKV, SH. MH.
Penyelenggaraan Gashuku ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan prestasi Ju-Jitsu Kota Bekasi di kancah yang lebih luas.

Komentar0