![]() |
| Bawaslu Kota Banjarmasin menerima kunjungan audiensi dari Pengurus Korps HMI-Wati (KOHATI) HMI Cabang Banjarmasin. (Foto: Dok/Ist). |
Dalam audiensi tersebut, KOHATI Cabang Banjarmasin memaparkan rencana program Sekolah Politik Perempuan sebagai wadah edukasi bagi perempuan di Banjarmasin agar lebih melek terhadap hak-hak politik dan mekanisme pengawasan pemilu. Selain itu, kunjungan ini juga mendiskusikan potensi kolaborasi pada program Pelatihan Kepemimpinan Pengawas guna melahirkan kader-kader yang kompeten dalam menjaga integritas demokrasi.
Bapak Barkatullah Amin, S.Pd., M.A., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dibawa oleh pengurus KOHATI. Beliau menekankan bahwa peran perempuan sangat krusial dalam menciptakan iklim pemilu yang bersih dan jujur.
"Kami menyambut baik kehadiran rekan-rekan KOHATI. Bawaslu Kota Banjarmasin sangat terbuka untuk berkolaborasi dalam program edukasi seperti Sekolah Politik Perempuan ini. Kami membutuhkan partisipasi aktif dari kelompok perempuan dan pemuda sebagai perpanjangan tangan Bawaslu dalam melakukan pengawasan partisipatif guna meminimalisir pelanggaran di lapangan," ujar Bapak Barkatullah Amin.
Ketua Umum KOHATI Cabang Banjarmasin, Anisa Razak Khairina, menyampaikan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah konkret untuk memastikan perempuan memiliki peran strategis dalam mengawal demokrasi.
"Kami hadir membawa gagasan Sekolah Politik Perempuan karena kami ingin perempuan di Banjarmasin tidak hanya menjadi pemilih, tetapi juga menjadi pengawas yang aktif. Melalui kolaborasi dengan Bawaslu, kami berharap Pelatihan Kepemimpinan Pengawas dapat menjadi ruang bagi kader perempuan untuk mengambil peran lebih dalam menjaga kualitas demokrasi di kota kita," ungkap Anisa.
Pertemuan ini diakhiri dengan rencana komunikasi lebih lanjut guna mendalami teknis pelaksanaan program serta mengeksplorasi bentuk-bentuk kegiatan edukatif lainnya yang dapat memperkuat kesadaran politik masyarakat Banjarmasin.

Komentar0