
Ervina Aprilianti
Suara Time, Jakarta - Siapa sangka, sosok dengan tampilan lembut dan gaya clean girl yang sering muncul di FYP ini ternyata bukan Gen Z. Ervina Aprilianti, konten kreator dengan username @ervinaaprilianti, justru lahir pada 1 April 1994 dan merupakan mama muda dengan dua anak. Fakta ini kerap mengejutkan audiens, mengingat visual konten yang ia tampilkan selalu terlihat segar, modern, dan relevan dengan tren saat ini.
Aktif di Instagram dan TikTok, Ervina berhasil membangun basis audiens yang solid. Saat ini, akun Instagram-nya memiliki 10 ribu followers, sementara TikTok-nya telah menembus 169 ribu followers. Angka tersebut bukan sekadar statistik, melainkan cerminan dari konsistensi dan karakter konten yang kuat.
Warm Tone Jadi Senjata Utama
Salah satu hal yang membuat konten Ervina mudah dikenali adalah penggunaan warna hangat yang konsisten. Dengan karakter personal color Soft/Warm Autumn, hampir seluruh kontennya mengusung tone beige, cokelat muda, hingga peach yang memberi kesan tenang dan estetik. Tone ini bukan hanya mempercantik visual, tetapi juga menciptakan suasana yang nyaman saat ditonton.
Menurut Ervina, mengenal personal color sangat membantu dalam menentukan konsep konten fashion dan make up. Dengan warna yang tepat, outfit dan riasan terlihat lebih menyatu, sehingga pesan visual dapat tersampaikan tanpa harus tampil berlebihan.
Dari Iseng Upload, Jadi Strategi Konten
Perjalanan Ervina sebagai konten kreator bermula dari hobi. Ia gemar membuat konten OOTD, make up natural, dan keseharian dengan gaya sederhana. Tanpa disadari, visual yang rapi dan relatable justru menjadi daya tarik utama. Audiens merasa apa yang ditampilkan bisa ditiru, bukan sekadar ditonton.
Seiring waktu, Ervina mulai membentuk gaya personal: clean look, soft expression, dan visual minimalis. Ia tidak terpaku pada tren viral semata, melainkan memilih konsep yang bisa dijalani dalam jangka panjang. Konsistensi inilah yang membuat kontennya terus muncul di FYP.
Format Sederhana, Dampak Besar
Dalam setiap unggahannya, Ervina mengandalkan format yang mudah diingat. Mulai dari “GRWM Tapi Aku Gak Mau Pergi”, konten carousel edukatif bertajuk #TipsByErvina, hingga honest review fashion dan make up dengan pendekatan hangat. Gaya penyampaiannya lembut dan apa adanya, membuat audiens merasa lebih percaya.
Tak hanya soal visual, Ervina juga menekankan pentingnya kenyamanan saat membuat konten. Baginya, konten yang baik adalah konten yang sesuai dengan karakter pembuatnya.
Hobi yang Menghasilkan Pengakuan
Keseriusan Ervina dalam menekuni dunia konten membuahkan hasil. Ia pernah dipercaya menjadi narasumber dan berhasil menjuarai kontes make up. Meski terkesan sederhana, pencapaian ini memperkuat posisinya sebagai kreator dengan kredibilitas.
Kisah Ervina Aprilianti membuktikan bahwa untuk menonjol di media sosial, tidak selalu dibutuhkan konsep ekstrem. Dengan pendekatan lembut, visual konsisten, dan kejujuran dalam berkarya, konten fashion dan make up bisa tetap relevandan terus menarik perhatian.
Komentar0