Suara Time, Indramayu - Seiring meningkatnya kebutuhan akan konektivitas
yang stabil dan andal di kalangan pelaku usaha, Telkom Indonesia melalui
layanan Wifi Managed Service (WMS) terus menunjukkan komitmennya dalam
mendukung digitalisasi sektor UMKM di berbagai daerah. Salah satu mitra yang
telah merasakan manfaat nyata layanan ini adalah Kopte Indramayu, brand minuman
kekinian yang berlokasi di kawasan Kepandean, Indramayu.
Kopte Indramayu kini nikmati konektivitas andal berkat layanan WMS Telkom untuk dukung digitalisasi UMKM. (Foto: Dok/Ist).
Juwar Arista, selaku pemilik Kopte cabang Kepandean,
menceritakan bagaimana layanan Wifi Managed Service (WMS) dari Telkom telah
memberikan nilai tambah bagi operasional usahanya selama lebih dari satu tahun.
“Saya sudah menggunakan produk Telkom WMS kurang lebih selama satu tahun.
Sinyalnya kuat dan banyak customer yang puas. Mereka yang kuliah, kerja, atau
sekadar buka media sosial merasa nyaman karena tidak ada kendala.”
Tidak hanya mengandalkan koneksi yang andal, Rista
juga memanfaatkan fitur welcome page pada Wifi Managed Service (WMS) sebagai
media promosi digital untuk meningkatkan penjualan di kedainya. “Kalau Wifi
biasa kan cuma sekadar connect. Nah, kalau Wifi Managed Service (WMS) kita bisa
atur tampilan depannya. Misalnya kita pasang promo ‘Buy 1 Get 1’, begitu
customer mau masuk jaringan, langsung muncul info promonya. Jadi lebih efektif
untuk promosi.”
Sebagai bentuk apresiasi, Head of Telkom Daerah
Indramayu, Bapak Donald Ronaldy, memberikan apresiasi kepada Kopte Tarik telah
tumbuh bersama dengan memanfaatkan Wifi Managed Service (WMS) dari Telkom
Indonesia.
Wifi Managed Service (WMS) merupakan layanan
konektivitas bisnis dari Telkom Indonesia yang dirancang untuk menghadirkan
jaringan internet yang stabil, cepat, serta dilengkapi sistem manajemen
jaringan dan media promosi berbasis digital.
Kopte Indramayu menjadi bukti nyata bagaimana UMKM
lokal mampu memaksimalkan teknologi untuk memberikan pelayanan terbaik kepada
pelanggan sekaligus memperkuat strategi pemasaran mereka di era digital.