![]() |
| Sumber Gambar: Spotify Filton |
Filton bukan datang dari panggung megah atau sorotan label besar. Ia tumbuh dari ruang-ruang sunyi, dari perasaan yang tertinggal, dari perjuangan seorang anak pertama yang memilih bertahan saat hidup menguji batasnya.
Bukan Sekadar Penyanyi, Tapi Pejuang Sejak Remaja
Toni adalah anak sulung dari tiga bersaudara, lahir dari pasangan Yuliana dan Achun. Namun sejak duduk di kelas 6 SD, hidupnya berubah saat kedua orang tuanya memutuskan untuk berpisah. Perceraian itu menjadi luka pertama yang mengubah jalan hidupnya. Lima tahun setelahnya, Toni kembali kehilangan: ayahnya meninggal dunia.
Saat adik laki-lakinya tinggal bersama keluarga ayah, dan adik perempuannya ikut dengan keluarga ibu, Toni justru memilih untuk tidak ikut siapa pun. Ia memutuskan hidup sendiri.
Bukan karena ingin terlihat kuat. Tapi karena ia tahu, cukup sudah luka yang harus dibagi. Ia tak ingin menambah beban siapa pun, terutama orang tuanya. Di usia remaja, ia mulai bekerja di kafe dan restoran, part time demi bertahan hidup dan membiayai pendidikannya sendiri. Ia tidak punya kemewahan untuk bermimpi besar saat itu, tapi ia tahu, ia ingin bertahan, ia ingin lulus, dan ia ingin membuktikan bahwa ia bisa.
Setelah menyelesaikan pendidikan SMA, Toni melanjutkan ke Institusi Diklat Penerbangan, Nasional Aviation Airline Education Center di Bandung, dan lulus pada 2017. semua dicapai berkat hasil keringatnya sendiri. Tak ada privilege. Hanya kerja keras dan doa.
Musik: Rumah Kedua yang Menyembuhkan
Saat dunia terasa sunyi, musik menjadi satu-satunya tempat untuk pulang. Dari luka, kerinduan, kehilangan, dan harapan. semua ia ubah menjadi lagu. Lagu-lagunya bukan sekadar nada, tapi potongan-potongan hidup yang ia kumpulkan dan rawat dalam keheningan.
Filton memulai karier musiknya secara independen pada tahun 2025, dan sejak itu, satu per satu lagu yang ia ciptakan mulai menemukan pendengarnya.
Diskografi Resmi Filton
Single Pertama
![]() |
| Sumber gambar: Spotify Filton |
"24 Hours" – Dirilis pada 2 Maret 2025, menjadi penanda langkah awal Filton di dunia musik.
Album Mini (EP): "A Rare Fortune"
Rilis: 24 April 2025, bertepatan dengan hari ulang tahunnya.
Terdiri dari 8 lagu:
![]() |
| Sumber foto : www.instagram.com/filtonmusic |
1. A Rare Fortune
2. A Rare Fortune (Full Version)
3. Not The Same As Me
4. Melted Chocolate Brownies
5. So, Taste Me
6. Edition About You
7. Your Cappuccino Powder
8. Go Back To Your Base
Lagu-lagu dalam EP ini menggambarkan sisi personal Filton yang mendalam: tentang cinta, kehilangan, dan proses mencintai diri sendiri.
Lagu Mendatang
"Black Wings" – Dijadwalkan rilis pada 1 Agustus 2025, sebuah lagu yang membawa nuansa misteri dan introspeksi, berbeda dari karya-karya sebelumnya.
Mimpi, Doa, dan Harapan
Filton tidak tumbuh dari gemerlap panggung. Ia tumbuh dari rasa sakit, dan menjadikannya kekuatan. Musik baginya adalah cara untuk bertahan dan menyampaikan harapan kepada mereka yang mungkin merasa sendirian. Ia ingin pendengarnya tahu bahwa tak apa merasa rapuh, asalkan tetap berjalan.
Sebagai penyanyi independen tanpa label besar, Filton kini aktif membagikan karyanya melalui berbagai platform: YouTube, Instagram, Spotify, Apple Music, dll
Penutup: Dari Seorang Anak Pertama yang Tidak Menyerah
Hidup tak pernah mudah bagi Filton, tapi ia tak pernah berhenti melangkah. Di tengah gelap, ia memilih untuk menjadi cahaya — bukan hanya untuk dirinya, tapi juga untuk orang lain yang pernah merasa sendirian. Dari semua kisahnya, satu hal paling penting untuk diingat: Ia tetap bertahan. Ia tetap berkarya. Dan ia tetap setia.
Karena bagi Filton, nama bukan sekadar identitas. Itu adalah janji, bahwa meski dunia pernah membawanya jatuh, ia akan bangkit dengan lagu, harapan, dan ketulusan.


