![]() |
| Wisuda Para Penghafal Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis sekaligus Haul Alhabib Ja’far Alhabsyi. (Foto: Dok/Ist). |
Acara berlangsung meriah dengan dihadiri sejumlah ulama, habaib, tokoh agama, serta masyarakat sekitar. Kehadiran para ulama memberikan nuansa keagamaan yang semakin kuat dalam kegiatan yang menjadi momentum penting bagi para santri penghafal Al-Qur’an tersebut.
Sejumlah ulama yang hadir di antaranya Alhabib Jindan Bin Jindan, pimpinan Pondok Pesantren Al Fachriyyah Tangerang, serta Alhabib Sholeh Al Jufri, pimpinan Pondok Pesantren Darul Musthofa Indonesia Solo. Selain itu, hadir pula para alim ulama, habaib, dan masyarakat yang turut memberikan dukungan terhadap kegiatan pendidikan Al-Qur’an.
Wisuda Menjadi Motivasi bagi Generasi Qur’ani
Wisuda para penghafal Al-Qur’an menjadi salah satu rangkaian utama kegiatan. Momentum tersebut diharapkan tidak hanya menjadi bentuk apresiasi bagi para santri yang telah menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, tetapi juga menjadi motivasi bagi anak-anak lainnya untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an.
Melalui kegiatan tersebut, Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad ingin mendorong lahirnya generasi Qur’ani yang menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Rumah Tahfidz Gratis Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad sendiri didirikan dan dipimpin oleh Alhabib Abdullah Alhabsyi, seorang da’i nasional sekaligus penulis buku Kisah Sang Rasul dan Kisah dalam Al-Qur’an.
Keberadaan rumah tahfidz tersebut menjadi bagian dari upaya memberikan akses pendidikan Al-Qur’an kepada masyarakat, khususnya anak-anak yang memiliki keinginan untuk menghafal dan mempelajari Al-Qur’an.
Berikan Fasilitas Pendidikan Secara Gratis
Salah satu hal yang menjadi perhatian dalam program Rumah Tahfidz Gratis Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad adalah penyediaan berbagai fasilitas bagi para penghafal Al-Qur’an tanpa dipungut biaya.
Para santri mendapatkan fasilitas berupa makan, minum, kegiatan belajar mengajar, hingga seragam. Program tersebut diharapkan dapat membantu para santri agar dapat mengikuti proses pendidikan dan menghafal Al-Qur’an dengan lebih baik.
Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad juga memiliki visi dan misi untuk membangun serta menyejahterakan 1.000 Rumah Tahfidz Gratis. Program tersebut menjadi bagian dari ikhtiar untuk memperluas akses pendidikan Al-Qur’an sekaligus menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi Qur’ani.
Alhabib Abdullah Alhabsyi: Balas Ketulusan Orang Tua dengan Al-Qur’an
Dalam sambutannya, Ketua Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad, Alhabib Abdullah Alhabsyi, mengajak para santri dan masyarakat untuk senantiasa menghargai jasa serta ketulusan orang tua.
Ia menyampaikan pesan agar ketulusan cinta dan pengorbanan orang tua dibalas dengan kebaikan, salah satunya melalui bacaan-bacaan Al-Qur’an yang dihadiahkan kepada mereka.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa perjalanan menghafal Al-Qur’an tidak hanya memiliki nilai pendidikan dan spiritual bagi para santri, tetapi juga dapat menjadi bentuk bakti kepada kedua orang tua.
Alhabib Jindan Ajak Masyarakat Dukung Program Kebaikan
Sementara itu, Alhabib Jindan Bin Jindan dalam kesempatan tersebut mengajak masyarakat untuk ikut serta mendukung dan menyukseskan berbagai program kebaikan seperti yang dijalankan Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad.
Menurutnya, dukungan masyarakat menjadi bagian penting dalam keberlangsungan program pendidikan dan pembinaan keagamaan, terutama program yang memberikan manfaat langsung kepada anak-anak dan generasi muda.
Dukungan tersebut dapat menjadi energi bagi lembaga pendidikan Al-Qur’an untuk terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Alhabib Sholeh Al Jufri: Solusi Persoalan Ada dalam Al-Qur’an
Dalam tausiyahnya, Alhabib Sholeh Al Jufri menyampaikan pesan tentang pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
Ia menegaskan bahwa apa pun masalah yang dihadapi manusia, Al-Qur’an dapat menjadi sumber petunjuk dan solusi.
Dalam kesempatan tersebut, Alhabib Sholeh Al Jufri juga mengutip hadis Rasulullah SAW:
“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.”
Pesan tersebut menjadi penegasan mengenai pentingnya mempelajari Al-Qur’an sekaligus mengajarkan ilmu yang telah dipelajari kepada orang lain.
Ditutup dengan Doa Bersama
Rangkaian acara Wisuda Para Penghafal Al-Qur’an Rumah Tahfidz Gratis dan Haul Alhabib Ja’far Alhabsyi kemudian ditutup dengan doa bersama.
Kegiatan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat semangat masyarakat dalam mendukung pendidikan Al-Qur’an serta mendorong semakin banyak anak-anak untuk menjadi generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.
Melalui program Rumah Tahfidz Gratis, Yayasan At-Tanweir Nur Muhammad terus berupaya menghadirkan ruang pendidikan Al-Qur’an yang dapat diakses secara gratis sekaligus mewujudkan cita-cita membangun dan menyejahterakan 1.000 Rumah Tahfidz Gratis di berbagai daerah.
Dengan semangat tersebut, wisuda para penghafal Al-Qur’an tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan panjang mencetak generasi Qur’ani yang diharapkan mampu membawa nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan bermasyarakat.
