![]() |
| Dokumentasi Sosialisasi Pogram tim PPK Ormawa EDSA PBI UMY di Kalurahan Sambirejo (Sumber: Dokumentasi Pribadi) |
Suaratime, Sambirejo — PPK Ormawa English Department Students Association (EDSA) Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkenalkan empat program kepada masyarakat Kalurahan Sambirejo, Sleman, Yogyakarta pada Jumat (20/6/2026). Program tersebut meliputi Narasimha Sunset Show sebagai program utama, diikuti oleh Sambirejo Guide Academy, Sambirejo Temple Trail, dan Sambirejo Cultural Lab.
Sosialisasi tersebut menjadi
pertemuan awal antara tim PPK Ormawa EDSA PBI UMY dengan berbagai pihak yang
terlibat dalam kehidupan seni, budaya, dan pariwisata Sambirejo. Kegiatan ini
dihadiri oleh 20 peserta, termasuk dosen pembimbing PPK Ormawa EDSA PBI UMY,
Puthut Ardianto, M.Pd., atau yang akrab disapa Sir Puth, serta Lurah Sambirejo,
Wahyu Nugroho, S.E., M.B.A. Peserta yang hadir terdiri atas staf kalurahan,
para dukuh, pelaku seni, pengelola wisata, pengemudi jeep, pengelola Tebing
Breksi, Karang Taruna, serta Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
Dalam kegiatan tersebut, Sir Puth
memberikan sambutan dan menyampaikan dukungannya terhadap pelaksanaan program
yang akan dijalankan bersama masyarakat Sambirejo. Lurah Sambirejo, Wahyu
Nugroho, S.E., M.B.A., juga memberikan sambutan dan menyatakan dukungannya
terhadap program yang dibawa oleh PPK Ormawa EDSA PBI UMY. Menurutnya,
program-program tersebut dapat menjadi langkah positif untuk mengembangkan
potensi yang dimiliki Kalurahan Sambirejo melalui keterlibatan dan kolaborasi
berbagai unsur masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, tim PPK
Ormawa EDSA PBI UMY memaparkan gambaran umum program sekaligus rencana kegiatan
yang akan dijalankan bersama masyarakat. Narasimha Sunset Show diperkenalkan
sebagai program pengembangan atraksi wisata budaya yang mengangkat potensi
sejarah dan budaya lokal, khususnya keberadaan Arca Narasimha di kawasan
Sambirejo.
Selain Narasimha Sunset Show, tim
juga memperkenalkan Sambirejo Guide Academy sebagai program peningkatan
kapasitas pelaku wisata. Sementara itu, Sambirejo Temple Trail diperkenalkan
sebagai gagasan pengembangan aktivitas wisata yang mengajak wisatawan
menjelajahi potensi candi dan lanskap Sambirejo. Program lainnya, Sambirejo
Cultural Lab, diarahkan sebagai ruang untuk menggali, mempelajari, dan
mengembangkan potensi budaya lokal bersama masyarakat.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat
dalam kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam tahap awal pelaksanaan
program. Pelaku seni memiliki keterkaitan dengan pengembangan Narasimha Sunset
Show, sedangkan pengelola wisata dan pengemudi jeep turut menjadi bagian dari
pengembangan potensi dan aktivitas wisata di Sambirejo. Karang Taruna dan KIM
juga dilibatkan untuk mendukung partisipasi masyarakat dan penyebaran informasi
program.
Melalui sosialisasi ini, PPK Ormawa
EDSA PBI UMY membuka ruang komunikasi dengan pemerintah kalurahan dan
masyarakat sebelum memasuki tahapan pelaksanaan program. Pertemuan tersebut
sekaligus menjadi kesempatan bagi berbagai pihak untuk mengenal program yang
akan dijalankan dan melihat peluang keterlibatan masing-masing.
Keempat program tersebut akan
dilaksanakan secara bertahap dengan melibatkan masyarakat dan kelompok-kelompok
terkait. Melalui Narasimha Sunset Show, Sambirejo Guide Academy, Sambirejo
Temple Trail, dan Sambirejo Cultural Lab. Tim PPK Ormawa EDSA PBI UMY juga mendorong pemanfaatan potensi seni,
budaya, sumber daya manusia, dan pariwisata yang dimiliki Kalurahan Sambirejo.
.jpeg)