Ilustrasi - (Foto: Dok/Ist).
Suara Time, Internasional — Korea Utara kembali melakukan peluncuran rudal balistik pada Kamis, 20 Agustus 2026. Militer Korea Selatan melaporkan bahwa sekitar 10 rudal balistik jarak pendek ditembakkan dari kawasan sekitar Pyongyang menuju Laut Jepang atau Laut Timur.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Staf Gabungan Korea Selatan atau Joint Chiefs of Staff (JCS). Peluncuran menjadi perhatian karena berlangsung di tengah meningkatnya ketegangan keamanan di Semenanjung Korea.

Menurut laporan media Korea Selatan dan sejumlah media internasional, rudal-rudal tersebut diluncurkan dari wilayah sekitar Pyongyang dan diarahkan ke perairan di sebelah timur Semenanjung Korea.

Jepang Deteksi Peluncuran Rudal Korea Utara

Pada hari yang sama, Penjaga Pantai Jepang juga menyampaikan adanya dugaan peluncuran rudal balistik oleh Korea Utara.

Otoritas Jepang kemudian memperkirakan proyektil yang diluncurkan tersebut jatuh di luar Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Jepang. Sejauh laporan awal yang tersedia, tidak terdapat informasi mengenai korban maupun kerusakan akibat peluncuran tersebut.

Peluncuran menuju perairan Laut Jepang menjadi perhatian bagi Jepang dan Korea Selatan karena kedua negara secara rutin memantau aktivitas militer Korea Utara, terutama setiap kali Pyongyang melakukan uji coba rudal.

Diluncurkan dari Kawasan Pyongyang

Kepala Staf Gabungan Korea Selatan menyebut sekitar 10 rudal balistik jarak pendek diluncurkan dari kawasan sekitar Pyongyang.

Jumlah tersebut menunjukkan bahwa peluncuran dilakukan dalam beberapa proyektil, bukan hanya satu rudal. Militer Korea Selatan terus melakukan pemantauan terhadap kemungkinan aktivitas lanjutan dari Korea Utara.

Peluncuran ini juga terjadi ketika Korea Selatan dan Amerika Serikat tengah menjalankan latihan militer gabungan Ulchi Freedom Shield. Sebelumnya, Korea Utara telah mengeluarkan kritik keras terhadap latihan gabungan tersebut dan menyatakan akan mengambil langkah untuk mempertahankan kepentingan keamanannya.

Ketegangan Semenanjung Korea Kembali Menjadi Sorotan

Peluncuran sekitar 10 rudal balistik jarak pendek tersebut kembali menempatkan program rudal Korea Utara dalam perhatian internasional.

Seoul dan Tokyo diperkirakan akan terus memantau perkembangan setelah peluncuran tersebut, termasuk kemungkinan adanya aktivitas militer tambahan dari Pyongyang.

Hingga laporan ini disusun, informasi mengenai jenis rudal secara spesifik, jarak tempuh masing-masing proyektil, serta rincian teknis lainnya masih dalam proses analisis oleh otoritas terkait.

Sumber: Antara.