GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Dijatuhi Sanksi 10 Tahun oleh KFA, Shin Tae-yong Santai dan Tegaskan Fokus di Persija

Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong. (Foto: Dok/Ist).
Suara Time, Jakarta— Pelatih Persija Jakarta, Shin Tae-yong, menanggapi santai sanksi berat berupa larangan beraktivitas di sepak bola Korea Selatan selama 10 tahun yang baru saja dijatuhkan oleh Federasi Sepak Bola Korea (KFA). Pelatih asal Korea Selatan tersebut menegaskan bahwa keputusan tersebut sama sekali tidak memengaruhi fokus maupun komitmennya bersama Macan Kemayoran.

Shin Tae-yong menyatakan bahwa dirinya sepenuhnya berkonsentrasi pada tanggung jawab yang tengah ia emban di Jakarta tanpa terganggu oleh sanksi dari federasi negara asalnya.

"Tidak, tidak ada masalah. Selama 10 tahun tidak ada masalah. Saya seorang pelatih Persija Jakarta, saya sudah mengambil tanggung jawab dan tidak ada masalah," ujar Shin Tae-yong tegas.
Rasa Kecewa dan Komitmen di Indonesia

Meski tampak tenang, mantan pelatih Timnas Korea Selatan itu tak menampik adanya kekecewaan mendalam atas dinamika yang terjadi di negaranya. Ia sempat menyampaikan keinginannya untuk berdiskusi dengan pihak berwenang di Korea Selatan, namun memilih untuk mendahulukan profesionalismenya sebagai juru taktik.

"Sejujurnya, ada beberapa hal yang membuat saya sedih, dan saya ingin berbicara dengan pemerintah di sini (Korea Selatan). Tetapi saya seorang pelatih, dan saya ingin mengambil tanggung jawab," ungkapnya.

Menutup pernyataannya, Shin Tae-yong menegaskan komitmen jangka panjangnya untuk terus berkarier dan memberikan yang terbaik bagi sepak bola Indonesia bersama Persija Jakarta.

"Saya datang ke sini untuk Persija, dan saya akan terus berada di sini (Indonesia) selama 10 tahun," pungkasnya.

Type above and press Enter to search.