![]() |
| Ichsan, pebisnis UMKM, karyawan swasta, dan konten kreator asal Makassar. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Makassar – Di tengah ketatnya persaingan ekonomi digital, semangat pantang menyerah ditunjukkan oleh Ichsan (28), seorang pebisnis muda asal Makassar. Pria kelahiran Ujung Pandang, 25 Oktober 1997 ini terus berikhtiar membangun masa depan yang lebih baik melalui berbagai lini usaha, mulai dari UMKM kuliner, jasa desain, hingga kini fokus mengemban peran sebagai konten kreator.
Perjalanan usaha Ichsan dimulai dari ranah UMKM dengan menjajakan produk Nasi Kepal secara online serta menawarkan jasa editing visual. Tak berhenti di situ, di tengah kesibukannya sebagai karyawan swasta, Ichsan melihat peluang besar di media sosial untuk mengembangkan potensi personal branding dan kreativitasnya.
Meski tergolong baru di dunia pembuat konten (content creator), karya-karyanya terbukti mampu menarik perhatian netizen secara luas. Di platform TikTok, salah satu kontennya berhasil menembus angka 2,4 juta penayangan (views), sementara di Instagram (reels), videonya konsisten ditonton hingga ratusan ribu kali. Akun media sosialnya, @wtb_ichsan (baik di TikTok maupun Instagram), perlahan mulai dikenal sebagai wadah kreativitasnya.
Bagi Ichsan, kerja keras yang ia jalani setiap hari memiliki tujuan yang sangat jelas: keluarga. Sang istri, Nur Syamsi Aulia, serta kedua buah hatinya, Aurorae Hanin El Ichsan dan Ameena Hana Al Ichsan, menjadi pendorong utama di balik setiap langkah usahanya.
Dalam menjalani setiap proses perjuangannya, Ichsan memegang teguh sebuah prinsip hidup yang mendasari langkahnya:
"Tidak perlu jadi yang paling bersinar, cukup bercahaya tapi tak pernah padam," ujar Ichsan.
Prinsip tersebut mencerminkan komitmennya untuk terus konsisten berkarya dan berusaha, meski harus merangkak dari bawah. Melalui perjalanannya, Ichsan berharap bisa menginspirasi sesama pelaku UMKM dan kreator lokal di Makassar untuk tidak ragu memulai dan memanfaatkan media digital sebaik mungkin.
