Suara Time, Yogyakarta - Gita Maizan Choir, paduan suara yang anggotanya pelajar SD, SMP dan SMU asal Kota Yogyakarta , kembali mencatatkan prestasi internasional setelah meraih juara Runner Up dalam 5th Asia Choral Grandprix yang berlangsung di Korea Selatan , Kamis (27/2/2026). Prestasi ini menjadi sorotan karena Gita Maizan Choir merupakan satu-satunya peserta yang seluruh anggotanya masih berstatus pelajar di ajang tersebut.
Ajang Asia Choral Grandprix dikenal sebagai kompetisi paduan suara berjenjang tingkat Asia yang mempertemukan para juara dari berbagai festival internasional. Gita Maizan Choir berhak tampil dalam kompetisi ini setelah sebelumnya menyabet gelar Grand Prix Winner pada 9th Singapore International Choral Festival 2025 , yang menjadi pijakan menuju panggung Asia.
Dalam kompetisi di Korea Selatan, Gita Maizan Choir bersaing dengan paduan suara dari kalangan mahasiswa dan kelompok dewasa profesional. Meski berusia lebih muda, para pelajar SD, SMP dan SMU asal Yogyakarta tersebut mampu menunjukkan kualitas musikal yang dinilai matang, kekompakan vokal yang solid, serta interpretasi karya yang kuat. Dewan juri memberikan apresiasi atas kesiapan musikal dan keberanian mereka tampil di level internasional.
Perwakilan orang tua anggota Gita Maizan Choir menyampaikan
bahwa capaian tersebut tidak terlepas dari proses latihan yang panjang dan
pendampingan yang berkelanjutan.
“Anak-anak belajar banyak dari proses ini, mulai dari disiplin, kerja sama, hingga tanggung jawab. Kami sebagai orang tua berupaya menjadi pendukung yang konsisten agar mereka dapat berkembang secara seimbang,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman tampil di ajang internasional
menjadi pembelajaran penting bagi para pelajar.
“Prestasi ini kami harapkan tidak membuat anak-anak cepat puas, tetapi justru memotivasi mereka untuk terus belajar dan bertumbuh,” katanya.
Keberhasilan Gita Maizan Choir di Asia Choral Grandprix
menegaskan pentingnya pembinaan seni sejak usia dini. Kolaborasi antara
pelatih, keluarga, dan institusi pendidikan dinilai mampu menciptakan ruang
aman bagi pelajar untuk mengembangkan potensi, sekaligus membawa nama
Yogyakarta dan Indonesia ke kancah internasional.
--

Komentar0