| Freepik. |
Suara Time, Business - Saat kondisi pasar uang bergejolak, defensive stock menjadi instrumen investasi yang sering digunakan sebagai pelindung aset Anda. Lalu, apakah reksadana termasuk ke dalam jenis defensive stock?
Artikel kali ini akan membahas lebih detail terkait cara dan manfaat defensive stock dalam memperkuat portofolio investasi Anda. Simak selengkapnya berikut ini!
Cara Defensive Stock Memperkuat Portofolio
Dapat Anda pahami bahwa defensive stock merupakan instrumen portofolio dari suatu perusahaan yang kemungkinan akan tetap stabil walaupun kondisi ekonomi sedang menurun atau bergejolak.
Umumnya, perusahaan yang termasuk ke dalam daftar portofolio defensif bergerak di sektor kebutuhan pokok. Karena sifatnya yang resisten terhadap gejolak ekonomi, seringkali para investor menganggap instrumen investasi tersebut sebagai safe haven.
Lalu, bagaimana cara defensive stock dalam memperkuat portofolio? Simak pembahasannya berikut ini:
Rebalancing untuk Menjaga Proporsi Risiko
Strategi pertama adalah rebalancing portofolio ke target awal. Hal ini dapat dilakukan saat aset berisiko naik terlalu cepat dan Anda ingin mengalihkan keuntungan pada aset yang lebih stabil.
Porsi Likuiditas yang Seimbang
Untuk memperkuat portofolio dengan cara defensive stock dapat dilakukan dengan menyimpan sebagian dana dalam bentuk cash.
Tujuannya agar aset investor lebih stabil saat pasar sedang dalam kondisi volatil. Porsi likuiditas ini juga berguna sebagai penyangga drawdown.
Penyesuaian Ekspektasi dan Horizon Waktu
Defensive stock dapat memperkuat portofolio Anda dengan cara menyesuaikan ekspektasi dan horizon waktu berinvestasi. Artinya, Anda dapat melakukan penyelarasan struktur investasi dengan horizon waktu yang realistis.
Manfaat Berinvestasi pada Defensive Stock
Karena portofolio defensif seringkali dianggap sebagai safe haven, berarti ada manfaat atau keunggulan bagi investor yang berinvestasi pada portofolio jenis ini. Berikut manfaatnya:
Cocok untuk investor tipe konservatif dan pemula. Alasannya karena secara teori, kedua jenis investor tersebut memiliki volatilitas harga yang rendah.
Defensive stock lebih mudah diprediksi daripada growth stock, karena pergerakan harga yang tidak terlalu liar.
Harga portofolio defensif bergerak lebih stabil sehingga kinerja portofolio lebih mampu diseimbangkan.
Manfaat dari defensive stock berikutnya adalah memungkinkan investor mendapatkan pendapatan yang stabil selain dari capital gain.
Potensi Kerugian dari Investasi Defensive Stock
Selain manfaat dari portofolio defensif, Anda juga perlu mempertimbangkan potensi kerugiannya. Berikut kerugian atau kekurangan dari investasi portofolio defensif:
Keuntungan capital gain yang rendah. Hal ini karena pergerakan harga yang stabil dibandingkan portofolio atau saham lain yang lebih volatil.
Jadi, portofolio defensif tidak cocok bagi investor yang ingin mencari keuntungan capital gain yang besar dalam waktu singkat.
Kerugian berikutnya adalah opportunity cost yang tinggi. Alasannya karena kenaikan portofolio defensi cenderung lambat dan terbatas.
Potensi kerugian berikutnya adalah tingkat pengembalian dividen yang rendah dan terbatas (rata-rata 3-5% per tahun).
Saat inflasi naik tinggi, tingkat dividen tidak akan menguntungkan. Sehingga beberapa investor memilih opsi portofolio lain yang lebih menguntungkan.
Alasan Investor Memilih Defensive Stock
Potensi keuntungan dan kerugian dalam suatu investasi merupakan hal biasa. Namun, satu hal yang perlu Anda ketahui adalah bahwa memiliki portofolio defensif adalah hal yang perlu. Berikut alasannya:
Kinerja Portofolio Stabil
Kinerja portofolio defensif cenderung stabil, terutama saat kondisi ekonomi sedang bergejolak. Mengapa kinerja portofolio dapat lebih stabil?
Hal ini dikarenakan portofolio berasal dari perusahaan yang permintaan produk dan jasa masih dibutuhkan oleh masyarakat. Contohnya, portofolio perusahaan pada sektor pelayanan kesehatan yang pasti tetap dibutuhkan meski kondisi ekonomi tidak stabil.
Cara untuk Meminimalisir Risiko Portofolio
Alasan berikutnya adalah bahwa portofolio defensif menjadi cara efektif Anda untuk menyeimbangkan risiko portofolio. Terlebih jika Anda juga berinvestasi pada saham-saham yang lebih agresif.
Volatilitas portofolio defensi lebih rendah sehingga nilai aset Anda lebih stabil saat kondisi market sedang mengalami penurunan tajam.
Dividen yang Diberikan Konsisten
Portofolio defensif cenderung membagikan dividen yang konsisten karena memiliki cash flow yang stabil. Jadi, bagi Anda yang mengincar pendapatan pasif, beberapa instrumen defensive stock dapat dipertimbangkan untuk dimiliki.
Menjaga Kondisi Psikologis Investor
Tidak dapat dipungkiri bahwa fluktuasi market sering memengaruhi kondisi psikologis investor. Inilah mengapa Anda wajib menyiapkan defensive stock sebagai pelindung mental Anda.
Dengan memilih portofolio defensif, maka Anda dapat merasa lebih tenang karena sebagian portofolio berada pada aset yang relatif stabil. Jika kondisi psikologis Anda tenang, maka akan membantu sekali dalam pengambilan keputusan investasi rasional.
Tujuan Investasi Jangka Panjang Tercapai
Jika Anda memiliki tujuan investasi jangka panjang, seperti dana pensiun dan pendidikan, maka defensive stock sangat direkomendasikan.
Walaupun nilai aset tidak meningkat secepat growth stock, namun konsistensi kinerja yang stabil berperan penting untuk memperkuat portofolio Anda.
Perkuat Portofolio Anda dengan Mitra Terpercaya Perbankan Prioritas DBS Treasures
Dapat disimpulkan bahwa defensive stock memiliki peran penting untuk memperkuat portofolio investasi Anda. Karakteristik portofolio yang lebih stabil, minim risiko dan resisten terhadap gejolak ekonomi cocok sekali bagi investor tipe konservatif.
Anda yang tertarik untuk menyiapkan portofolio defensif dapat mengandalkan investasi reksadana di perbankan prioritas DBS Treasures. Di sini, Anda bisa mengandalkan berbagai keunggulan untuk mencapai tujuan finansial.
Keunggulan pertama, semua pilihan investasi akan dikelola oleh Manajer Investasi profesional. Kedua, risiko kerugian akan diminimalisir dengan metode diversifikasi.
Lalu, Anda juga secara berkala mendapatkan wawasan dan panduan berinvestasi dari tim ahli yang andal. Semua keunggulan tersebut dapat Anda lakukan hanya dengan Aplikasi DBS digibank. Proses jual, beli, switching dan registrasi SID (Single Investor Identification) dapat dilakukan dengan instan.
Selain itu, Anda juga memperolej dukungan analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial untuk mendapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portfolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML).
Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.
Jadi, mari perkuat portofolio investasi reksadana Anda bersama perbankan prioritas DBS Treasures sekarang!
Komentar0