![]() |
| Flyer kegiatan (Sumber: Instagram @pmiipaserofficial). |
Suara Time, Paser - Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kabupaten Paser akan menghadirkan Diskusi Literasi bertajuk “Hangout Bareng” yang digelar pada Senin, 26 Januari 2026, bertempat di Perpustakaan Kabupaten Paser.
Tidak tanggung-tanggung, Ketua PC PMII Paser, Yarahman, menggandeng tiga Organisasi Perangkat Daerah (OPD), yakni Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Diskarpus), Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), serta Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostaper).
Melihat peminatan terhadap membaca dan diskusi yang dinilai masih rendah di Kabupaten Paser, Yarahman memprakarsai program diskusi literasi dengan menghadirkan sejumlah narasumber yang terbilang kompeten. Di antaranya Kasrani, seorang doktor yang saat ini menjabat sebagai Ketua Pokja (Kelompok Kerja) Bunda Literasi Kabupaten Paser, Ropi’i yang menjabat sebagai Pranata Humas Ahli Muda Diskominfostaper Kabupaten Paser, serta Dodi Wahyudi, tokoh muda yang bergerak di bidang literasi sekaligus pendiri TBM D’Qadar.
Bukan tanpa alasan, saat dijumpai di Sekretariat PC PMII Paser pada Sabtu (24/01/2026), Yarahman menjelaskan bahwa menghadirkan para pembicara tersebut merupakan bagian dari strategi, karena menurutnya ketiganya mewakili unsur pemerintah, media massa, dan kepemudaan.
“Membahas peningkatan literasi harus melibatkan pemerintah sebagai pendukung program, kemudian jurnalis media massa, karena generasi Z saat ini lebih banyak menghabiskan waktu di ruang maya sebagai tempat mereka berinteraksi,” ujar Yarahman.
Selain itu, Yarahman juga mem-branding kegiatan ini dengan pendekatan yang relevan dengan generasi muda, mulai dari pemilihan judul diskusi yang menggunakan istilah kekinian, menghadirkan pembicara dari kalangan muda, hingga memilih host acara dari kalangan muda yang berprestasi. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan atensi dan minat generasi muda terhadap agenda literasi.
“Sengaja saya pilih istilah hangout bareng agar kesannya lebih santai dan menarik, karena maknanya nongkrong seru-seruan bersama. Kemudian kami juga menggandeng kalangan muda sebagai pembicara, serta host acara seperti Sahnaz Fadila yang merupakan pemuda berprestasi,” pungkasnya.
Selain itu, Yarahman menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menguatkan relasi antarpeserta yang hadir karena berasal dari berbagai kampus, sekolah, dan komunitas. Peserta juga akan mendapatkan sertifikat, dan kegiatan ini tidak hanya diharapkan sebatas program diskusi, tetapi dapat ditindaklanjuti pasca acara melalui kolaborasi, serta diharapkan mampu meningkatkan minat terhadap literasi di Kabupaten Paser.

Komentar0