![]() |
Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) STAIN Mandailing Natal menggelar diskusi interaktif bertema “Peran Teknologi dalam Pembelajaran dan Pentingnya Penelitian bagi Calon Guru”. (Foto: Dok/Ist). |
SuaraTime, Mandailing Natal - Menjawab tantangan dunia pendidikan di era digital, Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI) STAIN Mandailing Natal menggelar diskusi interaktif bertema “Peran Teknologi dalam Pembelajaran dan Pentingnya Penelitian bagi Calon Guru”, Rabu (25/6). Kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Ir. Muttaqin Kholis Ali, S.Pd., M.Pd.T, guru Informatika, praktisi pendidikan dari Sumatera Utara, sekaligus editor resmi di beberapa jurnal ilmiah bereputasi SINTA 3 dan konsultan publikasi ilmiah untuk artikel jurnal nasional dan internasional.
Dalam pemaparannya, Muttaqin menyampaikan bahwa kualitas pendidikan tidak bisa dilepaskan dari kualitas pendidik, yang hari ini harus mampu beradaptasi dengan teknologi serta memiliki kemampuan riset yang kuat. Ia menekankan bahwa guru masa kini bukan hanya pengajar di kelas, tetapi juga peneliti yang mampu memecahkan masalah pembelajaran melalui pendekatan ilmiah.
“Literasi riset harus ditanamkan sejak mahasiswa. Menjadi guru berarti juga menjadi pembelajar sepanjang hayat. Penelitian adalah alat untuk memahami, merefleksi, dan memperbaiki praktik pembelajaran secara berkelanjutan,” tegas Muttaqin di hadapan mahasiswa TBI STAIN Madina.
Lebih jauh, ia mengajak mahasiswa untuk melihat penelitian bukan sekadar syarat akademik dalam menyelesaikan skripsi, tetapi sebagai bekal penting dalam profesi guru yang berbasis refleksi dan inovasi. Dengan latar belakangnya sebagai editor jurnal SINTA 3 dan konsultan publikasi, Muttaqin berbagi banyak wawasan praktis tentang bagaimana menulis artikel ilmiah yang memenuhi standar akademik dan memiliki peluang diterbitkan di jurnal bereputasi.
Salah satu platform yang dikenalkan dalam sesi ini adalah Typeset OI, sebuah alat bantu digital yang dirancang khusus untuk menyusun karya ilmiah dengan format yang sesuai standar jurnal nasional maupun internasional. Platform ini mempermudah mahasiswa dalam hal pengutipan, penataan referensi, dan layout artikel, sehingga dapat lebih fokus pada substansi penelitian.
“Typeset OI sangat berguna untuk mahasiswa dan dosen. Tidak hanya mempercepat proses penulisan, tetapi juga menjaga kualitas dan konsistensi naskah ilmiah sesuai dengan kaidah akademik yang berlaku,” ujarnya.
Diskusi ini disambut antusias oleh mahasiswa TBI, terutama yang sedang bersiap menghadapi tugas akhir. Banyak pertanyaan diajukan, mulai dari strategi menemukan topik riset yang kontekstual, teknik menulis abstrak yang efektif, hingga proses publikasi di jurnal yang terindeks SINTA atau DOAJ.
Ketua Program Studi TBI serta para dosen pengampu menyambut baik kehadiran Ir. Muttaqin Kholis Ali. Mereka mengapresiasi kontribusi beliau dalam membuka cakrawala berpikir mahasiswa mengenai pentingnya riset dan teknologi dalam membentuk profesionalisme guru.
“Kegiatan ini menjadi pencerahan bagi kami semua. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan motivasi, tetapi juga arahan teknis yang aplikatif untuk mengembangkan karya ilmiah yang berkualitas,” ujar salah satu dosen pengampu mata kuliah Metodologi Penelitian.
Dengan kegiatan ini, STAIN Mandailing Natal menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi Islam yang tidak hanya berfokus pada aspek pedagogi, tetapi juga membekali calon guru dengan kompetensi riset dan teknologi. Diharapkan, para lulusan nantinya tidak hanya menjadi pengajar yang andal, tetapi juga peneliti yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan dunia pendidikan Indonesia.
Komentar0