GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Inovasi Olahan Melon Untuk Dijadikan Selai Oleh Mahasiswa KKN UNS KELOMPOK 17

Pengolahan selai bersama ibu-ibu warga Kampung Menggung, Kelurahan Karangboyo bersama TIM KKN UNS 17. (Foto: Dok/Ist).

Suara Time, BLORA - Tim KKN UNS 17 - Kelurahan Karangboyo, Kecamatan Cepu, dikenal sebagai salah satu penghasil melon berkualitas tinggi. Melonnya memiliki rasa manis, aroma segar, dan tekstur lembut yang memikat. Sayangnya, potensi besar ini belum sepenuhnya dimanfaatkan sebagai identitas dan sumber penghidupan masyarakat setempat.

Melihat peluang tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sebelas Maret (UNS) Kelompok 17 menginisiasi pelatihan pembuatan selai melon bagi warga Karangboyo. Kegiatan ini bertujuan mengolah buah melon menjadi produk bernilai tambah yang dapat menjadi ikon kuliner khas desa.

Dalam pelatihan yang diikuti oleh Ibu-ibu warga Menggung Kelurahan Karangboyo tersebut, peserta tidak hanya diajarkan teknik mengolah melon menjadi selai, tetapi juga diberi pengetahuan tentang pengemasan yang menarik dan pembuatan desain logo produk. Dengan tampilan kemasan yang elegan dan cita rasa khas, selai melon diharapkan mampu memikat wisatawan untuk menjadikannya oleh-oleh saat berkunjung ke Karangboyo.

Selaku perwakilan mahasiswa KKN 17 UNS Nandya Zahra, menambahkan “Bahwa tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat memotivasi ibu-ibu untuk dapat meningkatkan kreativitas.Tidak hanya itu, kami juga mengajarkan bagaimana membuat kemasan dan logo yang menarik agar produk bisa masuk ke pasar yang lebih luas,”katanya.

Warga Menggung Karangboyo, Desy menyampaikan “Kami melihat Karangboyo memiliki kekayaan alam berupa melon yang sangat potensial. Sayang kalau hanya dijual mentah. Dengan pelatihan ini, kami ingin membantu masyarakat agar bisa mengolahnya menjadi produk yang bernilai lebih dan berkelanjutan,” harap warga.

Program ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi Karangboyo dalam membangun citra sebagai sentra oleh-oleh berbasis potensi lokal. Dengan adanya produk selai melon, masyarakat tidak hanya memiliki peluang usaha baru, tetapi juga dapat meningkatkan nilai jual hasil panen melon yang sebelumnya hanya dijual mentah. Selain itu, diharapkan produk ini mampu menarik minat wisatawan, memperluas jaringan pemasaran, dan pada akhirnya mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan.

Komentar0

Type above and press Enter to search.