![]() |
Selesai sudah, Kelompok 69 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) di Sidosermo. (Foto: Dok/Ist). |
Suara Time, Surabaya – Setelah menyelesaikan tugas pengabdian selama satu bulan penuh, Kelompok 69 Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Pembangunan Nasional ”Veteran” Jawa Timur (UPNVJT) secara resmi mengakhiri kegiatan di Kelurahan Sidosermo, Kecamatan Wonocolo, Surabaya pada tanggal 30 Juli. Acara penutupan dilaksanakan di Pendopo Kelurahan Sidosermo dengan suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dihadiri oleh perangkat kelurahan, tokoh masyarakat, serta seluruh anggota kelompok 69 KKN.
Dalam sesi penutupan, perwakilan mahasiswa turut menyampaikan laporan hasil kegiatan selama satu bulan penuh di Kelurahan Sidosermo. Berbagai program kerja yang telah berhasil dilaksanakan dan dijelaskan secara singkat namun menyeluruh, menunjukkan semangat dedikasi dan kerjasama mahasiswa dengan masyarakat. Beberapa program unggulan yang telah berhasil dijalankan meliputi :
- Digitalisasi UMKM Dapur Zackya, Pentol Suryo, dan Pohong Ndeso
- Pemberdayaan Kesehatan Anak melalui Program MPASI dan Fun Talk
- Digitalisasi Wisata Religi Makam Sunan Ndresmo
Seluruh program tersebut mengusung tema utama Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8 dan 11, yaitu Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta Kota dan Pemukiman yang Berkelanjutan. Dengan pendekatan berbasis digital, mahasiswa KKN berupaya membantu pelaku UMKM setempat agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus mempromosikan potensi wisata religi di Kelurahan Sidosermo.
Lurah Sidosermo, Bapak Dhayfal Akbar dalam sambutannya memberikan apresiasi yang besar kepada semua mahasiswa KKN. Beliau memberikan ucapan terimakasih secara khusus untuk upaya mahasiswa dalam mengenalkan wisata religi Makam Sunan Ndresmo ke platform digital. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKN yang telah bersedia mengangkat potensi wisata religi di Sidosermo. Harapannya, dengan adanya digitalisasi ini, wisata religi kami bisa lebih dikenal oleh masyarakat luas,” ujar Pak Lurah. Beliau juga mengucapkan terima kasih atas kontribusi seluruh anggota KKN selama satu bulan terakhir. “Semoga semua mahasiswa sukses dalam studinya, dan segera lulus tepat waktu,” imbuh Pak Lurah.Kegiatan diakhiri dengan pengambilan foto bersama dan penyerahan dokumentasi kegiatan sebagai bentuk pertanggungjawaban sekaligus sebagai kenangan dari mahasiswa untuk pihak kelurahan. Momen tersebut menjadi bukti bahwa kerjasama antara akademik dan masyarakat mampu menciptakan dampak yang signifikan. KKN bukan hanya sekedar program wajib perguruan tinggi, melainkan merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam membangun masyarakat yang berkelanjutan.
Komentar0