| Produk fashion lokal NEOMA yang dirintis Muhammad Nur Khabibina sejak 2023 (Sumber: Dokumentasi Pribadi) |
Suaratime, Jakarta - Muhammad Nur Khabibina tidak pernah
membayangkan bahwa kebingungannya mencari pekerjaan setelah lulus dari pondok
pesantren justru menjadi awal perjalanan membangun sebuah brand fashion lokal.
Berangkat dari Rowosari, kawasan pesisir Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, ia
mulai merintis NEOMA pada 2023 dengan modal yang terbatas dan
mengandalkan pemasaran melalui e-commerce.
Keputusan untuk membangun usaha sendiri
lahir di tengah keterbatasan yang dihadapinya. Tanpa memiliki toko offline,
seluruh aktivitas bisnis dijalankan dari rumah. Mulai dari pengelolaan produk
hingga proses penjualan dilakukan secara mandiri dengan memanfaatkan platform
digital sebagai sarana utama menjangkau konsumen.
Sejak awal, NEOMA mengandalkan penjualan
melalui marketplace seperti Shopee dan TikTok Shop. Pemanfaatan kedua platform
tersebut membuka peluang bagi produk-produknya untuk dikenal oleh masyarakat
yang lebih luas tanpa harus mengeluarkan biaya besar untuk membangun jaringan
toko konvensional.
Strategi pemasaran berbasis digital
tersebut menjadi salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan usaha. Dengan
mengoptimalkan penjualan secara daring, NEOMA mampu berkembang meskipun seluruh
operasional bisnis masih dipusatkan di rumah.
Perkembangan usaha itu turut tercermin
dari capaian omzet yang diperoleh. Muhammad Nur Khabibina menyebutkan bahwa
NEOMA kini mampu menghasilkan omzet sekitar Rp100 juta hingga Rp200 juta
setiap bulan, meski belum memiliki toko fisik sebagai pusat penjualan.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa
peluang membangun usaha di era digital semakin terbuka bagi pelaku usaha yang
mampu memanfaatkan perkembangan teknologi. Kehadiran marketplace menjadi salah
satu alternatif bagi pelaku UMKM untuk memperluas pasar tanpa harus
mengeluarkan biaya operasional yang besar.
Perjalanan NEOMA juga memperlihatkan
bahwa keterbatasan modal bukan menjadi penghalang untuk memulai sebuah usaha.
Dengan memanfaatkan platform digital secara optimal, Muhammad Nur Khabibina
berhasil mengembangkan brand fashion yang lahir dari langkah sederhana dan
dijalankan secara bertahap.
Kisah NEOMA menjadi gambaran bagaimana
semangat berwirausaha dapat tumbuh dari keberanian mengambil peluang di tengah
keterbatasan. Dari sebuah usaha rumahan di wilayah pesisir Kendal, brand
tersebut kini berkembang melalui ekosistem e-commerce dan mampu menjangkau
pasar yang lebih luas tanpa mengandalkan toko offline.