GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Gonjar Ganjur Festival: Simbol Harmoni dan Kreativitas 25 Sekaa Teruna Desa Adat Kota Tabanan


SUARA TIME, TABANAN (1 Maret 2026)
– Komitmen Pemerintah Kabupaten Tabanan dalam menjaga nafas tradisi di tangan generasi muda kembali dibuktikan. Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M., didampingi Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga, secara resmi menutup gelaran Gonjar Ganjur Festival (Lomba Baleganjur dan Narasi Ogoh-ogoh) yang berlangsung meriah di Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana, Minggu (1/3).

Festival yang diinisiasi oleh Paiketan Yowana Desa Adat Kota Tabanan ini menjadi panggung unjuk gigi bagi 25 Sekaa Teruna (ST.) se-Desa Adat Kota Tabanan. Acara ini juga dihadiri oleh Anggota DPD RI, jajaran DPRD Kabupaten Tabanan, Sekda, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Tabanan.

Filosofi Gamelan: Lebih dari Sekadar Musik

Dalam sambutannya, Bupati Sanjaya memberikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme para yowana. Baginya, baleganjur bukan sekadar iringan musik tradisional, melainkan manifestasi jati diri masyarakat Bali.

"Dalam setiap gema kendang, gemuruh ceng-ceng, dan gong, terkandung nilai disiplin, kreativitas, dan gotong royong. Harmoni dalam baleganjur lahir dari kebersamaan, bukan kerja sendiri-sendiri. Inilah filosofi leluhur kita; kita harmoni karena ada kekompakan yang terorganisir," ujar Bupati Sanjaya.

Bupati Sanjaya menekankan bahwa nilai-nilai dalam permainan gamelan seperti saling mendengar dan menjaga selaras harus diimplementasikan dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan Tabanan yang solid dan harmonis.

Menjawab Tantangan Digitalisasi

Pelaksanaan festival ini dilakukan dalam dua tahap, yakni 15 ST. pada hari pertama (28/2) dan 10 ST. pada hari kedua (1/3). Di tengah kepungan modernisasi, Bupati Sanjaya berpesan agar generasi muda Tabanan tidak kehilangan arah.

"Jangan sampai jati diri kita tergerus oleh digitalisasi. Justru, manfaatkan teknologi sebagai sarana promosi untuk melestarikan budaya kita, agar warisan leluhur tetap relevan dan lestari di tengah perkembangan zaman," imbuhnya.

Detail Acara

• Nama Kegiatan: Gonjar Ganjur Festival (Baleganjur & Narasi Ogoh-ogoh).

• Peserta: 25 Sekaa Teruna (ST.) Desa Adat Kota Tabanan.

• Lokasi: Panggung Terbuka Garuda Wisnu Singasana, Tabanan.

• Waktu: 28 Februari – 1 Maret 2026.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat rasa persatuan antar pemuda sekaligus menjadi wadah ekspresi seni yang positif menjelang hari raya keagamaan mendatang.

Komentar0

Type above and press Enter to search.