GUdpBSYpTSd0TSY5TUW8TSC5TA==

Dukungan untuk Santri Kepulauan, DPRD Sumenep Apresiasi Program Balik Gratis ke Pesantren

Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PPP, Drs. H. Mas’ud Ali. (Foto: Dok/Ist). 

Suara Time, Sumenep - Program transportasi laut gratis bagi santri asal kepulauan yang hendak kembali ke pondok pesantren kembali mendapat sambutan positif. Kebijakan Pemerintah Kabupaten Sumenep ini dinilai sebagai langkah konkret dalam mendukung pendidikan keagamaan sekaligus meringankan beban masyarakat.

Melalui jalur pelayaran Jangkar , Sapudi dan Kalianget, program balik gratis ini menjadi solusi bagi santri kepulauan yang selama ini kerap terkendala biaya transportasi menuju daratan. Kehadiran program tersebut diharapkan mampu meningkatkan semangat belajar para santri.

Anggota DPRD Sumenep dari Fraksi PPP, Drs. H. Mas’ud Ali, menyampaikan apresiasinya terhadap kebijakan tersebut. Ia menilai program ini sangat membantu, terutama bagi santri yang menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo.

“Program ini sangat meringankan beban para santri dan orang tua mereka. Ini bentuk kepedulian nyata pemerintah terhadap pendidikan pesantren,” ujarnya, Minggu (29/03/2025).

Sebagai alumni Pesantren Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo, H. Mas’ud Ali mengaku memahami betul perjuangan santri dari wilayah kepulauan dalam menempuh perjalanan kembali ke pesantren.

“Bagi kami para alumni, ini tentu sangat berarti. Santri bisa kembali dengan lebih mudah dan fokus pada proses belajar mereka,” tambahnya.

Selain itu, ia yang juga merupakan pengurus IKSASS (Ikatan Santri dan Alumni Salafiyah Syafi’iyah) berharap program ini dapat terus berlanjut dan diperluas cakupannya.

“Ke depan, kami berharap program ini terus ditingkatkan agar semakin banyak santri yang merasakan manfaatnya,” tegasnya.

Dukungan serupa juga disampaikan oleh Ketua IKSASS Alumni, Ust. Mursyidi Nur, S.Pd. Ia menilai kebijakan ini sebagai bentuk sinergi yang baik antara pemerintah daerah dan kebutuhan riil para santri di wilayah kepulauan.

“Program balik gratis ini sangat tepat sasaran. Ini bukan hanya soal transportasi, tetapi juga tentang bagaimana negara hadir untuk mendukung perjuangan para santri dalam menuntut ilmu,” ungkapnya.

Menurutnya, perhatian terhadap santri merupakan investasi penting bagi masa depan daerah, mengingat peran strategis santri dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.

“Kami berharap program ini bisa berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi kebijakan-kebijakan lain yang berpihak kepada santri,” tambahnya.

Program balik gratis ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Sumenep dalam mendukung pendidikan pesantren, sekaligus mempertegas keberpihakan kepada masyarakat kepulauan. Dukungan dari berbagai pihak diharapkan mampu menjaga keberlanjutan program ini agar manfaatnya semakin luas dirasakan.

Komentar0

Type above and press Enter to search.